Akomodir Kebutuhan TKSK harusLlihat Kembali RPJMD

Kadis Sosial Kabupaten Kupang Ibrahim Humau

Kadis Sosial Kabupaten Kupang Ibrahim Humau

Zonalinenews- Oelamasi, untuk mengakomodir kebutuhan Tenaga Kesejahteraan Sosial Keamatan (TKSK) terkait dengan permintaan yang disampaikan Ketua Forum TKSK Provinsi NTT Maulido Reke, Selasa 20 November 2015 maka yang harus diperhatikan ialah RPJMD kabupaten Kupang tahun 2016 serta renstra yang sudah disusun berdasarkan setiap program yang telah disusun. Sehingga, tidak menyalahi aturan yang ada. Sebab, TKSK bukan PNS tapi TKSK merupakan pekerja social yang bertugas membantu Pemerintah kabupaten Kupang untuk melakukan pendataan di masyarakat.

Demikian disampaikan Kepala Dinas Sosial Kabupaten Kupang, Ibrahim Humau, Rabu 4 November 2015 diruang kerjanya.

Dikatakan Humau, secara pribadi TKSK bisa mendapatkan bantuan sebab kondisi lingkungan serta topografi kabupaten Kupang yang bergunung serta jarak penduduk antara satu wilayah dengan wilayah lainnya yang membutuhkan energy khusus untuk mencapainya. Tapi, dari sisi aturan juga harus diperhatikan, bertabrakan dengan aturan atau tidak jika permintaan tersebut dilayani. Sebab, saat ini aturan semakin keras dalam menggunakan aturan daerah.

“Saya secara pribadi sangat mendukung permintaan dari TKSK kabupaten Kupang. Namun, kita kembali lagi melihat aturan yang telah ada,” kata Humau.

Lebih lanjut dikatakan bahwa, dari sisi aturan jika permintaan tersebut dilayani maka dirinya menyalahi aturan. Sebab, aturan sekarang seluruh penganggaran untuk sebuat item kegiatan harus dilakukan perencanaan. Berbeda dengan waktu lalu yang dilihat adalah hasil dari sebuah kegiatan. Untuk itu, dirinya harus berhati-hati dalam mengakomodir permintaan dari TKSK.

“Sekarang ini jika penganggaran tidak dilihat proses awal dalam penganggaran walaupun tidak mencicipi uang yang ada atau kesalahan administrasi maka hukuman badan (penjara) itu sudah pasti,”cetusnya.

Dirinya menyarankan agar permintaan TKSK tersebut melalui PPKAD bantuan sosial, sehingga bisa memperoleh bantuan,” kata Humau melanjutkan. (*plt)