Anton Natun : Saya Tidak Buat Janji Dengan Guru Honor

Anton Natun

Anton Natun

Zonalinenews- Oelamasi, Ketua Fraksi Hanura, Anton Natun tidak pernah membuat janji dengan guru honor SMP Negeri 3 Fatuleu, Kecamatan Fatuleu Tengah Kabupaten Kupang. Guru-guru SMPN 3 Fatuleu satu orangpun dijumpai dirinya.  Hal ini disampaikan Ketua Fraksi Hanura Kabupaten Kupang, Anton Natun, Selasa 10 November 2015 di gedung DPRD, saat ditanya janjinya kepada lima orang guru honor SMPN 3 Fatuleu.

” Saya tidak pernah membuat janji dengan guru honor SMPN 3 Fatuleu untuk bertemu saya di Gedung DPRD Kabupaten Kupang,” kata Natun Singkat.

Sementara itu, Melianus Missa yang dikonfirmasi terkait dengan pernyataan Ketua Fraksi Hanura tersebut mengatakan permintaan   maaf atas tindakannya.

“Kita pergi DPRD Kabpaten Kupang karena Bapak Anton punya janji. Tapi Kalau sekarang Bapak Anton bilang tidak janji kita tenaga honor dari SMP N 3 Fatuleu minta maaf,” Ungkap Missa murung.

Dikatakan bahwa janji tersebut didengar dari teman seperjuangannya, Yuliana Benu. Bahwa, dirinya sempat bertemu dengan Ketua Fraksi Hanura Kabupaten Kupang, Anton Natun disebuah pesta pernikahan. Dari hasil diskusi dipesta tersebut, Natun meminta untuk bertemu dirinya di Gedung DPRD Kabupaten Kupang.

Sebelumnya diberitakan ketua Fraksi Partai Hanura Kabupaten Kupang, Anton Natun hanya bisa memberikan janji namu janji tersebut tidak direalisasikan. Akibat janji yang disampaikan ke salah satu guru honor SMP Negeri 3 Fatuleu, Maria Unu memberanikan diri untuk datang ke gedung DPRD kabupaten Kupang. Namun sayang, kedatangan dirinya bersama empat orang temannya tidak dapat bertemu karena ketua Fraksi partai Hanura bersama seluruh anggota DPRD Kabupaten Kupang bersama sekertaris dewan (Sekwan) dan staff sedang melakukan bimtek ke Jakarta.

Kepada wartawan, senin 2 November 2015 Unu mengatakan bahwa kehadiran dirinya bersama ke empat orang temannya karena janji yang disampaikan Ketua Fraksi Hanura kabupaten Kupang, anton Natun beberapa waktu lalu dalam sebuah pesta nikah.

Wanita yang berusia 40an tahun tersebut merasa kesal dengan sikap anggota DPRD yang berjanji tapi janji tersebut tidak ditepati dan sebaliknya pergi melakukan bimtek di Jakarta. Seolah-olah saat kehadiran mereka di Bimtek Jakarta yang memilih mereka duduk sebagai wakil rakyat dikabupaten Kupang.

“Bapak Anton Natun yang janji sehingga hari ini kita mau bertemu dengan beliau untuk membicarakan masa depan nasib kami guru honor belasan tahun yang tidak diakomodir BKD untuk mengikuti CPNS,”kata Unu kesal. (*Plt)