Babinsa Minta Polsek Golewa Ngada Tidak Bebaskan Pelaku Cabul Anak Dibawah Umur

Babinsa Golewa Esaul Swingly, M.K

Babinsa Golewa Esaul Swingly, M.K

Zonalinenews – Babinsa Golewa Ngada Esaul Swingly, M.K berharap pihak kepolisian Polsek Golewa Kabupaten Ngada Flores tidak terjebak kepentingan bicara damai pihak oleh pelaku yang tertangkap diduga melakukan pencabulan ataupun tindakan sodomi terhadap seorang anak perempuan usia dibawah umur. Korban adalah anak anak dibawah umur berasal daru wilayah Malanuza Kecamatan Golewa Ngada Flores.

Pelaku laki-laki dewasa berinisial “A” asal kabupaten Sumba Timur yang bekerja sebagai tukang bangunan di Puskesmas Golewa. pelaku nyaris dihabisi masa di TKP tanggal 15 November 2015 sekitar Pkl. 10.00 wita ditemukan menyekap seorang anak perempuan usia dibawah umur di Malanuza Golewa dengan kondisi celana dalam korban penuh air mani.

Menurut Babinsa Golewa Ngada Esaul Swingly, M.K, kejadian ini terjadi pada tanggal 15 November 2015 sekitar jam 10.00 wita. Kejadian berawal dari keluarga korban mencari anak mereka lalu ditemukan di sebuah ruangan balai kesehatan wilayah Malanuza yang sedang dibangun saat ini (TKP). Korban ditemukan di TKP dengan bekas air mani di pantat korban dengan keaadaan Korban ketakukan , penuh trauma, karena dalam cengkraman pelaku.

“Korban ditemukan sedang bersama pelaku di TKP akibat disekap oleh pelaku untuk melampiaskan nafsunya. Warga yang pertama menemukan korban langsung mengirim sms ke saya selaku Babinsa Golewa. Setelah menerima informasi sms saya langsung menuju lokasi guna mengamankan pelaku dari serbuan warga lalu seterusnya diserahkan ke pihak Polisi Polsek Golewa. Korban ditemukan di TKP dengan bekas air mani di pantat korban”, ungkap Babinsa Golewa, Esaul Swingly, M.K.

Babinsa Golewa Esaul Swingly, M.K memastikan tindakan pelaku sudah tertangkap basah dan modus kejahatannya adalah melakukan sodomi ataupun pencabulan terhadap anak usia diawah umur.

“Agak cepat Bos, orang makin banyak nih. Bos tolong bantu saya dulu, ada pencabulan anak usia dibawah umur. Saya takut pelaku nih dipotong oleh warga, saya ada di Puskesmas Malanuza sekarang” bunyi sms dari warga Goris Sua, belakangan diketahui .

Dalam keseharian pelaku sering makan minum di rumah korban tetapi akhirnya nekat gauli gadis dibwah umur pemilik rumah hingga ditangkap warga bersama orangtua korban. Salah satu warga Malanuza Golewa yang tidak ingin namanya dipublikasikan menyebut, perkembangan perkara ini nampak berjalan lamban di pihak Polsek Golewa sebab ada dugaan pelaku berupaya keras meminta persoalan ini diselesaikan secara damai melalui denda adat atas perbuatannya.

Dia berharap Polsek Golewa tidak terjebak tawaran pelaku karena pencabulan terhadap anak dibawah umur adalah kejahatan luar biasa yang merugikan masyarakat dan sangat merugikan korban pencabulan usia dibawah umur. Hingga berita ini diturunkan media ini masih berupaya menemui pihak Polsek Golewa guna konfirmasi perkara. (*wrn)