Bina Marga Target Dalam Lima Tahun Pekerjaan Jalan Lintas Batas Negara Selesai

Staf Ahli Menteri PUPR Bidang Keterpaduan Pembagunan Danis Sumadilaga

Staf Ahli Menteri PUPR Bidang Keterpaduan Pembagunan Danis Sumadilaga

ZONALINENEWS – KUPANG, Kementrian PekerJaan Umum Dan Perumahan Rakyat  (PUPR) Direktorat Jendral Bina Marga menargetkan dalam lima tahun ke depan seluruh pekerjaan  jalan nasional lintas batasan negara di pulau timur antara Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan Republik Demoktratik Timor Leste RDTL) selesai dikerjakan.

Demikian diungkapkan Staf Ahli Menteri PUPR Bidang Keterpaduan Pembagunan Danis Sumadilaga kepada wartawan di Kupang, Selasa 10 November 2015. Menurut Danis, saat ini kementrian PUPR masih prioritas pembagunan jalan nasional lintas batas negara di Motaain Kabupaten Belu dan Motamasin Kabupaten Malaka.

“Sekarang kita masih fokus dulu pada pekerjaan jalan nasional lintas batas negara di Kabupaten Motaain Kabupaten belu dan Motamasin Kabupaten Malaka. Setelah dua jalan ini selesai barulah kita kerja lanjut lagi dengan jalan jalan nasional lintas batas negara yang ada di Desa Wini Kabupaten Timur Tenggah Utara (TTU) dan lainnya,” katanya.

Dikatakan Danis, dalam prgoram Bina Marga jalan nasional lintas batas negara di Desa Wini dan Motaain akan ditingkatkan karena jalan tersebut adalah jalan utama yang menghubungkan antara jalan perbatasan batas negara antara Wini dan Motaain.

“Untuk pekerjaan jalan lintas batas saat ini kita prioritaskan jalan yang menuju ke perbatasan duluan. Sedangkan untuk jalan lintas barat sabuk merah di Kabupaten Malaka sendiri belum bisa diselesaikan karena saat ini kita lebih prioritas jalan nasionas lintas batas negara di Motaain dan Motamasin. Dan pekerjaan yang ada pada lintas barat sabuk merah sendiri enkllafnya akan menyusul. Pasalnya,  saat ini kita tidak mungkin melakukan seluruh pekerjaan sekalisgus karena dampaknya ada pekerjaan yang tidak selesai dikerjakan. Maka dari itu pembagunan jalan nasional lintas batas negara ini kita bagun secara bertahap. Dan kita sangat yakin dengan jangka waktu lima tahun seluruh pekerjaan ini semuanya bisa selesai,” ungkapnya. (*hayer)