Drainase di Desa Manusak Kabupaten Kupang Rusak Berat

Kondisi tembok drainase retak

Kondisi tembok drainase retak

Zonalinenews- Oelamasi, Drainase dipersawahan kulo doki desa manusak kecamatan kupang timur, kabupaten kupang yang telah direhab dua kali dalam pengerjaan tahun ini rusak berat, beberapa bagian bibir drainase mulai terkelupas jatuh ditanah. Sementara, titik lainya yang mulai rusak seperti lantai dasar dari drainase ketebalan 2 cm dan tembok pembagi air yang tidak padat. Sehingga, ketika diketuk, tembok pembagi air yang terasa ada lubang (hole) didalam tembok tersebut.

Tembok drainase Retak

Tembok drainase Retak

Hal ini disampaikan Ketua BPD Desa Manusak, Y. Pelondou pekan lalu di Lokasi persawahan  pulodoki pekan lalu.

Dikatakan bahwa, persoalan tersebut telah disampaikan ke Dinas PU Kabupaten Kupang dan DPRD Provinsi NTT tapi hingga saat ini realisasi dari pemkab Kupang dan DPRD NTT tidak ada.

” Sudah dilaporkan tapi belum ada pemeriksaan dari Dinas PU Kabupaten Kupang. Sementara itu, DPRD NTT bilang proyek tersebut kewenangan pemerintah kabupaten,” jelasnya.

Dikuatirkan, masyarakat kulodoki tidak dapat memanfaatkan air drainase tersebut sebab jika air yang masuk tentunya drainase itu sudah rusak. Pekerjaan yang dilakukan oleh kontraktor dengan setengah hati tanpa memasang papan informasi proyek sehingga masyarakat sulit mengetahuinya. Namun, informasi yang berkembang dari tukang yang mengerjakan drainase tersebut mengatakan yang mengerjakan drainase tersebut adalah CV. Anugerah Indah.

“Kerja tidak pasang papan proyek, tapi sembarang kerja,”tutur Pelondou.

Kepala Desa Manusak, Arthur Ximenes yang dikonfirmasi mengatakan dirinya tidak tahu adanya proyek drainase yang dibangun dan sudah mulai rusak. Sebab, ketika proyek tersebut mulai dikerjakan pihak desa tidak pernah dikonfirmasi. Sehingga, ketika diketahui adanya proyek pekerjaan tersebut dirinya tidak menghalangi karena pekerjaan tersebut untuk kepentingan masyarakat.

Terkait proyek drainase tersebut menurut penuturan Arthur, beberapa bulan yang lalu ada kontraktor yang datang ke kantor desa tapi dirinya berada di luar.

Kepala Bidang Pengairan Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Kupang, Lobrik Saubaki yang dikonfirmasi mengatakan, proyek drainase di kawasan persawahan Kulodoki merupakan Kewenangan Pengairan Dinas PU Provinsi NTT.

” Coba tanya pengairan provinsi Dinas Pekerjaan Umum (PU) provinsi NTT, karena pekerjaan drainase kulodoki merupakan kewenangan mereka,” kata lobrik. (*Plt).