INSPEKTORAT JENDERAL DAN PPK TURUN LAPANGAN, PROGRES PROYEK ANGGARAN APBN SEKITAR 50 PERSEN

Papan proyek dan iteam pekerjaan yang di selesaikan  hingga 27 Nopember 2015 dngan addendum

Papan proyek dan iteam pekerjaan yang di selesaikan hingga 27 Nopember 2015 dngan addendum

Zonalinenews-BAA, Kabarnya Inspektorat Jenderal dari Kementerian PU dan PPK Proyek Pembangunan Sistim Penyediaan air minum di Kabupaten Rote Ndao telah datang melihat langsung pelaksanaan pekerjaan proyek yang didanai APBN tahun anggaran 2015 pekan lalu. Hal ini diakui Piter pengawas lapangan salah satu dari tiga kontraktor yang melaksanakan proyek APBN sebesar Rp. 16,7 Miliar di Kabupaten Rote Ndao.

Kepada Zonaline News, .di lokasi proyek di jalan Toundao RT 12 RW 05 Kelurahan Metina Kecamatan Lobalain Kabupaten Rote Ndao malam Sabtu 28 Nopember 2015 pukul 23:37 Wita, Piter mengakui pihak Inspektorat Jenderal Kementerian bersama pihak PPK telah melihat perkembangan pekerjaan yang sedang dalam penanganannya.

Dikatakannya dari pihak Inspektorat sekitar empat orang dan didampingi oleh Penjabat Pembuat Komitmen (PPK) Sakter SPAM Provinsi NTT, Roliviyanti Jamin,ST,MT beberapa stafnya dari PK PAM NTT.

Selanjutnya, Piter sebagai pengawas lapangan PT Anisa Prima Lestari. salah satu dari ketiga Kontraktor pelaksana proyek menjelaskan, pekerjaan yang sedang dalam penanganannya memang setiap minggu dilakukan laporan perkembangan pekerjaan alias progress yang dicapai namun hingga saat ini pekerjaan yang di handle pihaknya baru mencapai kurang lebih 50 persen.

Selanjutnya, untuk masa kontrak setelah berakhir kemudian di addendum selama tiga puluh hari yang berakhir kemarin 27 Nopember 2015 namun pekerjaan belum selesai kerananya tentu pihaknya akan dikenakan saksi keterlambatan.

Untuk iteam pekerjaan sambungan rumah sebanyak 182 unit sambungan belum juga dikerjakan karena bahan material pipa untuk pekerjaan tersebut belum tiba di Rote.

Menurut Piter pengadaan material tersebut baru di belanja oleh Direktur PT Anisa Prima Lestari pekan lalu di Surabaya sehingga seharusnya baru tiba di Rote Sabtu 28 Nopember 2015, namun terlambat didistribusi dari Kupang ke Rote karena kendaraan yang mengangkut dari Kupang ke Rote tidak berhasil mendapat tempat diatas kapal Very ke Rote.

Ronis Halundaka, Pengawas Pulau Rote, dalam kegiatan pekerjaan sistim penyediaan air bersih (SPAM) di Kab Rote Ndao ini saat dihubungi via ponselnya nomor. 0812398317xx Hari ini 29 Nopember 2015 pukul 17:00 wita. namun tidak juga diterima meskipun beberapa kali di telpon.

“Nomor yang di tuju tidak menjawab” Jawaban dari balik ponsel milik Halundaka.

Seperti sebelumnya dilansir Zonaline News. .Ketua Komisi V DPR RI Ir. Farry Djemi Francis,MM mengakui dirinya telah meminta Inspektorat Jenderal Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat untuk melakukan pemeriksaan pelaksanaan proyek APBN 2015 sebesar Rp, 16,7 Miliard untuk pembangunan SPAM di Kabupaten Rote Ndao Nusa Tenggara Timur.

“Saya sudah minta inspektorat jenderal kementrian PU turun periksa” ujar Francis

Pantauan Zonaline News, 28 Nopember 2015 malam, pekerjaan dikerjakan di jalan Ndi.i Hu.a dan jalan Toundao Rt 12 Rw 05 Kelurahan Metina Kecamatan Lobalain Kab Rote Ndao terkesan asal jadi karena sebagian pipa masih dikubur tanpa urukan pasir. Hal tersebut disaksikan langsung juga oleh warga dilokasi kegiatan

Untuk diketahui batas waktu pelaksanaan pekerjaan oleh PT Anisa Prima Lestari berakhir pada 27 Oktober 2015. Ditambah addendum waktu selama satu bulan yang akan berakhir 27 Nopember 2015 kemarin. (*Arkhimes Molle)


TAG