KETUA KNPI NTT RAYAKAN ULTAH BERSAMA HAGAR HAKI PASIEN RSUD JOHANES KUPANG

Hermanus Th. Boki - Ketua DPD KNPI NTT, Dra. Mien Pattymangoe - Ketua Forkom P2HP NTT, Pasien - Hagar Haki (terbaring lemas tak bisa berbicara), Niel Haki - ayah kandung pasien dan Since R. H - Boki (Istri Ketua DPD KNPI NTT)

Hermanus Th. Boki – Ketua DPD KNPI NTT, Dra. Mien Pattymangoe – Ketua Forkom P2HP NTT, Pasien – Hagar Haki (terbaring lemas tak bisa berbicara), Niel Haki – ayah kandung pasien dan Since R. H – Boki (Istri Ketua DPD KNPI NTT)

Zonalinenews-Kupang, Siapapun akan tersayat hatinya ketika melihat penderitaan Pasien Hagar Haki, yang sampai saat ini masih terbaring lemah tak berdaya antara hidup atau mati dalam perjuangannya memperoleh kesembuhan pasca operasi besar dan kolostomi yang dilakukan pihak medis RSUD W Z Johanes Kupang.

Tanpa terasa, kurang lebih 9 bulan terhitung sejak 12 Pebruari 2015 lalu Pasien Hagar Haki menginap di RSUD W Z Johanes Kupang, sembari menanti belas-kasih dan kemurahan-hati tenaga medis yang benar-benar peduli dan bertanggung jawab melayani bahkan membantu merawat dan menyembuhkannya dari penderitaan yang dialalami pasca operasi besar dan kolostomi. Saat ini, kondisi pasien Hagar Haki benar-benar drop.

Hermanus Boki, Ketua DPD KNPI NTT kepada wartawan mengungkapkan bahwa hari ini Rabu 11 November 2015 dirinya merasa sangat bersyukur karena diijinkan Tuhan untuk mengambil bagian dan turut merasakan langsung beban penderitaan yang dialami oleh Pasien Hagar Haki bersama Keluarganya.

“ Hari ini, 11 November 2015 adalah hari Ulang Tahun Pasien Hagar Haki yang ke – 28. Walau kondisi Pasien Hagar Haki sangat kritis dan tidak bisa berbicara lagi, namun kami bersyukur kepada Tuhan karena nafas hidup dan umur panjang dianugerahkan Tuhan atas Pasien Hagar Haki,” Ujar Boki.

Menurut Hermanus Boki didirinya didampingi istri dan juga Dra. Mien Pattymangoe – Ketua Forkom P2HP NTT serta sejumlah pengurus lainnya, hari ini merayakan Ultah Hagar Haki yang ke – 28 di Kamar ISO I Kelas III Wanita.

“Kami tidak membawa dan tidak memiliki apa-apa, hanya seuntai harap dan doa yang kami panjatkan sebagai ungkapan syukur atas anugerah Tuhan yang luar biasa,” Kata Hermanus Boki.

Perayaan ultah sederhana Beber Boki, sebagai ekspresi cinta kasih terhadap sesama serta dukungan moril secara langsung kepada Pasien Hagar Haki untuk tetap dan terus berjuang dengan sakit yang dialami. Kami percaya, Tuhan pasti memberi dan akan melakukan yang terbaik bagi Pasien Hagar Haki dan Keluarga.

Lebih lanjut Heri Boki mengatakan : KNPI dan elemen kepemudaan serta perempuan terus berupaya maksimal membantu memperjuangkan permasalahan ini. Kami sangat serius membantu Pasien bersama keluarga, paling tidak pasien dilayani secara wajar layaknya manusia dan bukan binatang yang dibiarkan atau ditelantarkan begitu saja oleh pihak RSUD W Z Johanes.

Pada kesempatan itu juga, Dra. Mien Pattymangoe – Ketua Forkom P2HP NTT mengatakan bahwa dirinya sebagai seorang perempuan sangat tersayat hatinya ketika melihat secara langsung kondisi Saudari Hagar Haki. Sebagai seorang ibu, saya tidak bisa bayangkan bagaimana perasaan hati dari pihak medis apalagi kalau ada dokter maupun perawat yang perempuan ketika melayani Saudari Hagar Haki dan terkesan dibiarkan begitu saja.

“ Sebagai seorang perempuan tentu saya berharap adanya penanganan dan perawatan yang serius dan bertanggung jawab dari pihak RSUD W Z Johanes Kupang. Kasihan ibu Hagar Haki ini. Walau kami tahu bahwa hidup dan kehidupan ini adalah milik dan kewenangan Tuhan, tapi pihak medis harus berupaya semaksimal mungkin, karena Tuhan juga pasti melihat bahkan memperhitungkan apa yang pihak medis lakukan, apakah itu dari ketulusan hati karena panggilan tugas dan tanggung jawab sebagai tenaga medis atau hanya suatu keterpaksaan ? Tuhan tahu dan memperhitungkan itu menjadi berkat bagi setiap tenaga medis yang melayani Ibu Hagar Haki, “tutup Mien Pattymangoe. (*tim)