Komisi A DPRD Kabupaten Kupang Kunker ke Fatuleu Tengah

ketua komisi A dengan Camat Fatuleu Tengah, Amos Manane membelakangi kamera

ketua komisi A dengan Camat Fatuleu Tengah, Amos Manane membelakangi kamera

Zonalinenews – Oelbiteno, Komisi DPRD Kabupaten Kupang, melakukan Kunjungan kerja ke kecamatan Fatuleu TengahJumat 13 November 2015. Kunjungan kerja tersebut dipimpin Ketua Komisi A DPRD Kabupaten Kupang, Ayub Ti.

Ketua Komisi A, DPRD kabupaten Kupang bertemu langsung dengan camat Fatuleu tengah, Amos Manane, salah satu kepala Desa, Marthen Manane dan beberapa anggota Masyarakat.

Kunjungan tersebut dalam rangka mencari informasi menyangkut Dana GSC di Kecamatan Fatuleu Tengah juga melihat langsung kondisi masyarakat.

Dalam pertemuan antara komisi A DPRD Kabupaten Kupang, kepala desa dan tokoh~tokoh masyarakat, ketua  komisi A menanyahkan kendala yang sering dialami masyarakat Fatuleu Tengah. Sehingga, masyarakat dapat memberikan masukkan yang akan diperjuangkan dalam sidang penetapan anggaran.

“Kita datang untuk melihat langsung kondisi masyarakat sekaligus mencari aspirasi masyarakat agar dibawah komisi dalam sidang penetapan anggaran tahun 2016,” kata Ayub.

Sementara itu, anggota DPRD kabupaten Kupang lainnya, maksi Falukas mengatakan bahwa kehadiran Komisi A di Fatuleu Tengah dalam rangka mencari tahu besarnya dana GSC yang diperoleh masyarakat Fatuleu tengah. Sebab, sudah ada persoalan penggunaan dana GSC di Desa Naunu kecamatan Fatuleu.

Dikatakan lebih lanjut, camat Fatuleu tengah harus menggunakan prioritas bantuan tersebut agar dikemudian hari tidak meimbulkan persoalan.

Anggota DPRD Lainnya, Otniel Bobsuni mengatakan dalam penetapan pendamping dana GSC harus selektif melihat kemampuan fasilitator yang mampu untuk mengelola dana tersebut. Sebab, dana GSC merupakan dana bantuan pusat dari tahun 2013 yang sifatnya multiyear. Sehingga, jika salah penggunaannya menjadi citra buruk bagi Daerah.

Camat Fatuleu tengah Amos Manane pada kesempatan tersebut mengatakan berbahagia dengan kehadiran DPRD  Kabupaten Kupang yang mengunjungi langsung kecamatan Fatuleu.

Kehadiran wakil rakyat di DPRD di Fatuleu tengah merupakan adanya inisiatif yang baik anggota DPRD terhadap masyarakatnya.

Lebih lanjut dikatakan bahwa dana GSC di Kabupaten kupang dikelola oleh 4 orang fasilitator. Selama ini tidak ada persoalan sebab pengelolaan dana  GSC berjalan sesuai dengan petunjuk yang ditetapkan dalam bantuan tersebut.

” Pengelolaan dana GSC di kecamatan sejauh ini tidak ada persoalan. Semuanya berjalan sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan dalam Juknis,” kata Manane.(*paul)


TAG