Listrik Sering Padam Enos Neparasi Minta Walikota Bertanggung Jawab

Enos Neparasi

Enos Neparasi

Zonalinenews-Kupang, Melihat pemadaman listrik yang tidak sering terjadi di Kota kupang dan merasahkan masyarakat , Enos Neparasi salah satu tokoh masyarakat kelurahan Naikolan Kota Kupang Propinsi NTT meminta agar walikota bertanggug jawab soal pemadaman listrik yang terjadi serta merasahkan masyarakat.

“Saya minta, Walikota tetangga seharusnya bertanggung jawab atas persoalan yang terjadi yang hanya bisa duduk diam di rumah jabatan menikmati Ac, menikmati listrik yang tak pernah padam di rumah jabatan, tetapi tidak melihat persoalan pemadaman listrik yang dilakukan PLN yang meresahkan masyarakat, “ Demikian diungkapkan Enos Neparasi seusai mengkuti demo yang dilakukan Koalisi Rakyat Tolak Pemadaman Listrik (Kritik) Kupang di PLN Area Kupang Jumat 20 November 2015. Puku 10.30 wita.

Menurut Enos, Walikota tidak bisa berbuat banyak terhadap PLN karena diduga menerima Upeti 10 persen pajak penerangan jalan sehingga membuat walikota hanya bisa diam melihat aksi pemadaman listrik sewenang- wenang oleh PLN kepada masyarakat .

Enos Menghimbau kalau seandainya walikota tidak menerima Upeti 10 persen pajak penerangan jalan pasti walikota bisa mengangkat aspriasi warga masyarakat tapi malah saat ini walikota dibuat diam oleh upeti 10 persen pajak penerangan jalan .

“Seharusnya walikota membuat kesepatakan dengan PLN untuk tidak menerima upeti 10 persen tersebut , sehingga listrik di Kota tidak pernah padam itu lebih bijak,”jelas Enos.

Eno s menegakan sebagai salah satu RT di kelurahan Naikolan Kota Kupang dirinya juga menerima gaji, tapi bukan itu sasaran sebagai ketua RT , yang menjadi sasaran adalah masyarakat harus dilayani dengan baik , termaksud masalah kelistrikan.

Sementara itu terkait persoalan pemadaman listrik yang terjadi di kota kupang yang merasahkan masyarakat kamis 19 November 2015 Pemerintah Kota Kupang mengelar jumpa pers yang diwakili oleh wakil Walikota Kupang Herman Man, karena Walikota Kupang Jonas Salean sedang bertugas ke luar Daerah.

Wakil Walikota Kupang Herman Man dalam jumpa pers menegaskan dalam mengatasi krisis listrik di Kota Kupang ,pemerintah meminta PLN untuk menguranggi intensitas pemadaman listrik dari sebelumnya  8 jam perhari di turunkan menjadi 3 jam (*tim)