Longsor Penghambat Tim, Salurkan Bantuan dan Identifikasi Korban Gempa Alor

Jalan yang tertutup runtuhan longsor di dekat desa Naumang

Jalan yang tertutup runtuhan longsor di dekat desa Naumang

Zonalinenews-Kalabahi ,Kabupaten Alor Rabu 4 November 2015 diguncang gempa sebasar 6,2 Sk. berdasarkan data BMKG Stasiun Geofisika Klas I Kupang menyebutkan Gempa Mag 6.2 SR, pada Rabu 04 Nopember 2015 pada 10:44:19 WIB, Lokasi :8.20 LS – 124.94 BT (di 28 Km Timur Laut Alor- NTT) dengan Kedalaman 89 Km. Pada 05-November 2015. 00:24:14 WITA 14:21:37Mag:4.9 SR, Lok:8.22 LS – 124.81 BT (di 14 Km Timur Laut Alot NTT Indonesia)

Sampai saat ini warga Kabupaten Alor masih diselimuti rasa takut akan gempa lanjutan. Terkait dengan jumlah korban gempa Alor belum bisa dipastikan , namum tim baik Tagana, TNI , Polri dan Basarnas serta Badan Penanggulangan Bencana Kabupaten Alor terus mendata serta melakukan upaya untuk mencapai desa –desa yang terkena imbas dari bencana di kabupaten Alor terutama di 3 Kecamatan Alor Timur, Pureman dan Alor Selatan.

“Sampai dengan pukul 02.00 jumat dini hari, Pihaknya telah menyalurkan bantuan berupa beras dan tenda kepada masyarakat di Kecamatan Alor Timur yang berpusat di kantor Camat Alor Timur,” Demikian diungkapkan Koordinator Tagana Kabupaten Alor Novianto Ruslan via telpon Jumat 6 November 2015 pukul 13.30 wita.

Menurut Novanto Ruslan sampai saat ini pihaknya juga belum bisa menjangkau beberapa lokasi yang terkena dampat akibat gempa. Diperkiran 3 lokasi yang mengalami kerusakan hebat akibat gempa adalah kecamatan Pureman , Kecamatan Alor Timur dan Kecatamatan Alor Selatan.

Mengenai jumlah pasti bangunan yang rusak akibat gempa Kata Ruslan, pihaknya belum bisa memastikan, namum saat ini khususnya di Kecamatan Alor Timur , Tagana telah berkoordinasi dengan Camat Alor Timur untuk mendata jumlah korban bencana gempa.

“Sampai saat ini posko Tagana telah dibangun di Kecamatan Alor Timur dan saat ini pihaknya masih melakukan pendataan jumlah korban akibat bencana tersebut . Hingga saat ini bantuan berupa 2 ton telah disalurkan buat kurang lebih 200 KK di Kecamatan Alor Timur ,” ujar Ruslan .

Ruslan menambahkan , karena kondosi jalan rusak dan terkena longsor menyulitkan Tim, Tagana, TNI ,Polri Basarnar, Badan Penanggulangan Bencana untuk menjangkau desa-desa yang terkena dampak bencana , terumata di 3 kecamatan yaitu Pureman, Kecamatan Alor Timur dan Kecamatan Alor Selatan. “Posko yang baru bisa dibangun adalah di Kecamatan Alor Timur dikantor camat sedangkan di kecamatan Puramen dan Alor Selatan belum dibangun karena medan yang sulit dijangkau ditambah longsor yang menutupi jalan sehingga menyulitkan tim sampai ke sana. Namum komunikasi lewat telpon telah kami lakukan ke dua lokasi tersebut ,” Jelas Ruslan. (* tim)


TAG