Oknum Anggota Pol Air NTT, Tahan Berkas Dua Kapal Nelayan di TPI Oeba

Kapal motor nelayan yang berlabuh di Pelabuhan Oeba

Kapal motor nelayan yang berlabuh di Pelabuhan

Zonalinenews –Kupang, Oknum Anggota Polisi (Pol) Air NTT Berinisial RU Rabu 11 November 2015 pukul 22.30 wita secara mendadak mendatangi jurangan Kapal Motor Arjuna GT 5 dan Windy Putra GT 5 yang Kapalnya sedang berlabuh di pelabuhan Tempat Pendaratan Ikan (TPI) Oeba Kupang.

Kedatangan Oknum Anggota Pol Air tersebut langsung meminta berkas kelengkapan kapal kepada jurangan Kapal Arjuna dan Windy Putra yaitu Saharudin dan Yasin. Setelah meminta berkas kedua kapal tersebut, oknum Anggota Pol Air NTT RU, langsung menahan dan membawa berkas milik kedua kapal, padahal kapal dalam keadaan berlabuh di pelabuhan TPI Oeba Kupang. Bahkan setelah memeriksa berkas kapal tersebut diambil oleh oknum Anggota Pol Air RU dan langsung meninggalkan juragan kapal.

Atas kejadian ini, oleh salah satu Pengurus Kapal Motor di TPI Oeba yang berinisial O sangat kecewa terhadap aksi penahan berkas oleh oknum Anggota Pol Air. Pihaknya tidak bisa berbuat banyak dan pasrah kepada keadaan karena saban hari rombongannya berkarja dari mencari ikan dilaut dan pastinya akan bersetuhan langsung dengan Anggota Pol Air , sehingga disaat Oknum Anggota Pol Air RU tiba-tiba datang mengambil berkas kapal Pihaknya hanya bisa pasrah dan tidak tau harus mengadu kemana atas persoalan tersebut .

“ Memang diakui pada saat pemeriksaa kapal kami, berkas surat ijin berlayar dari syabandra habis masa berlakunya namum kenapa tiba-tiba Anggota Pol Air NTT RU datang dan mengambil berkas dan menahan berkas kapal kami padahal Kapal sedang berlabuh ,”keluh O.

Dir Pol Air NTT, Kombes Dedi Marbun ketika dikonfermasi via sms Kamis 12 November 2015 Pukul 21.30 wita dengan  isi sms menyatakan “ Malam pak Dir   minta maaf menganggu kami wartawan zonalinenews mau konfirmasi pak terkait dengan Oknum anggota Pol Air, RU yang memeriksa kapal Arjuna GT 5 dan Windy GT 5 pada tanggal 11 November 2015 Pukul 22.30 wita dalam keadaan berlabuh di pelabuhan TPI Oeba dan berkas kapal disita sampai dengan kamis pagi belum ada tindak lanjut mohon klarifikasi pak Dir terkait penahanan berkas tersebut .

Menanggapi Pernyataan sms Zonalinenews Dir Pol Air NTT, Dedi Marbun pada jumat 13 November 2015 pukul 5.34 wita Dir Pol Air NTT menjawab dengan maaf baru balas sms. Dan menyatakan terimaksih atas infonya, nanti saya cek persoalan ini dengan anggota yang patroli.

Namum pada pukul 10.06 wita ketika dikonfirmasi via telpon pada pukul 10.16 wita tidak merespon dan lewat sms menyatakan bahwa maaf lagi rapat anev ops ilegal fishing nanti dihubungi. Pada pukul 11.07 Dir Pol Air NTT Kombes Dedi Marbun menelpon zonalinenews menyatakan bahwa terkait persoalan penahan berkas Kapal Arjuna dan Windy Putra merupakan tugas anggotanya untuk pencegahan ilegal fishing dan itu merupakan pemeriksaan berkas kepada kapal nelayan dan setelah pemeriksaan berkas, pihaknya mengembalikan berkas kalau ada yang kurang seperti kapal Arjuna dan Windy Putra pihaknya memberikan catatan untuk pemilik kapal segera melengkapi di syabandar sebelum melakukan pelayaran.(*tim)