Pemkot Kupang Minta PLN Turunkan Durasi Pemadaman

Wakil Walikota Kupang Herman Man didampingi Meneger PLN Area Kupang Maria G saat Jumpa Pers

Wakil Walikota Kupang Herman Man didampingi Meneger PLN Area Kupang Maria G saat Jumpa Pers

ZONALINENEWS – KUPANG, Pemerintah Kota (Pemkot) Kupang meminta kepada pihak PLN agar pemadaman listrik yang biasa dilakukan dalam sehari delapan jam durasi pola pemadamannya harus  diturunkan menjadi tiga jam. Demikian diungkapkan Wakil Walikota Kupang Hermanus Man dalam Jumpa pers bersama Manajer PT PLN (Persero) Area Kupang Maria Gunawan di ruang kerja Wakil Walikota Kupang, Kamis 19 November 2015, pukul 12.30 wita.

Menurutnya, untuk penurunan durasi pola pemadaman sendiri dari delapan jam menjadi tiga jam dirinya telah melakukan pembicaraan dengan pihak PLN. “Saya sudah bicara dengan PLN agar PLN harus bisa merubah durasi pola pemadalam listrik dari delapan jam menjadi tiga jam. Dan didalam pembicaraan kita PLN sendiri menyetujuinya,” Kata Hermanus.

Dikatakan Hermanus, ketika durasi pola pemadaman listrik telah diturunkan maka masyarakat juga harus berhemat mengunakan listrik sehingga penurunan durasi pemadaman juga bisa dirasakan orang lain.

“Saya berharap dengan adanya penurunan durasi pemadaman ini seluruh warga bisa lebih hemat mengunakan listrik sehingga durasi pemadaman ini juga bisa dirasakan orang lain. Apabila kita sendiri tidak berhemat listrik maka penurunan durasi pemadaman listrik sendiri oleh PLN tidak bisa karena di PLN sendiri ada beberapa masalah sehingga mengalami kekurangan pasokan daya di Kota Kupang,” ungkapnya.

Ia juga berharap, katika ada masalah apabila warga ada masalah dengan pihak PLN warga bukan saja bisa mengadu ke PLN. Tetapi warga juga bisa mengadu ke Pemkot Kupang.

“Masalah warga adalah masalah kita juga. Kita sendiri tidak mau warga dipersulit maka dari itu apa bila warga ada masalah dengan PLN, warga selain bisa mengadu ke PLN warga juga bisa datang di kantor ini. Saya disini bisa menjembatani untuk masalah antara warga dengan PLN. Dan saya minta juga penurunan durasi pemadaman paling lambat harus dilakukan hari Senin 23 November 2015 besok,” pinta Hermanus. (*hayer)