Pemuda Sebagai Pahlawan Perdamaian

Ilustrasi Pemuda Pahlawan Perdamaian

Ilustrasi Pemuda Pahlawan Perdamaian

ZONALINENEWS – KUPANG , Puluhan mahasiswa di Kupang yang tergabung dalam aktivis Generation Peace Of Kupang (Gepeng) mengelar aksi damai di Kupang tepatnya di jalan El – Tari dalam rangka memperingati hari pahlawan  selasa 10 November 2015.

Ketua Gepeng Kupang Marfudin Mucshin mengatakan kegiatan yang kami lakukan ini bertujuan untuk menyerukan pentingnya hidup dalam keadaan damai, saling berpengagan tangan demi Indonesia yang lebih baik,  Aksi damai tersebut lebih pada mengajak kaum muda di NTT untuk berbicara soal perdamaian bukan hanya di lingkungan sekitar dimana pemuda tersebut bertempat tinggal  tetapi juga demi Bangsa dan Negara. Sebab menurutnya sejauh pantaun mereka, kaum muda sering menjadi orang yang muda terpengaruh dengan isu-isu yang berbau sara yang berujung pada konflik.

Oleh karena itu di hari pahlawan ini, pihaknya mengusung tema “Pemuda Sebagai Pahlawan Perdamaian” dengan tujuan agar para pemuda di Kupang bisa merenung bagaimana perjuangan para pahlawan saat mempertahankan NKRI.”Aksi damai ini tidak hanya dilakukan di Kupang tetapi juga dilakukan secara serentak dilima Kota di Indonesia,” ujar Marfudin.

Kelima Kota di Indonesia  tersebut diantaranya adalah Ambon, Poso, Monokowari, Aceh, Mamuju serta Kota Kupang.

“Kita sengaja lakukan di beberapa Kota tersebut karena, sejauh pengamatan kami kota-kota tersebut merupakan daerah yang sering terpengaruh dengan isu-isu Sara,” kata Marfudin.

Sementara itu, Nurhildayati seorang Mahasiswi dari Universitas Undana mengatakan, kegiatan tersebut merupakan aksi gabungan dari sejumlah mahasiswa yang peduli dengan perdamaian di Indonesia.”Ada tiga Universitas yang ikut yakni Politeknik Kupang, Politani Kupang serta Universitas Undana,” tuturnya.

Dari aksi damai tersebut sejumlah aktivis Gepeng itu juga meminta pemerintah dan berbagai elemen untuk memperhatikan kesenjangan sosial.Disamping itu, mereka juga meminta pemerintah untuk memperhatikan anak-anak usia dini yang terlantar dan tidak bisa mengenyam pendidikan. (*Sari)