PIPA INDUK DARI SUMBER AIR, PT MOJO WIJAYA KARYA BOCOR

Pipa yang dilas

Pipa yang dilas

Zonalinenenews-BAA, Proyek pipa sistim penyediaan air minum Ibu Kota Kecamatan (IKK) di Kecamatan Rote Barat Laut yang dialihkan lokasinya ke Kecamatan Lobalain oleh PT Mojo Wijaya Karya kini mengalami kebocoran, sementara pekerjaan tersebut belum selesai dikerjakan namun sambungan pipa induk dari sumber air di Tilonisi Desa Holoama Kecamatan Lobalian sudah bocor pada bagian sambungan pipa.

Bagian sambungan yang bocor tersebut diduga akibat pekerjaan tidak sesuai dengan perencanaan karena sambungan dikerjakan oleh pihak pelaksana PT Mojo Wijaya Karya tidak menggunakan aksesories namun dilas dengan karbit.

Pelaksana Proyek PT Mojo Wijaya Karya yang dihubungi melalui ponsel geggamnya 081246623xxx saat Zonaline News berada dilokasi proyek Ia mengatakan dirinya sedang berada di Kupang dalam urusan pengadaan material proyek yang kurang dan sarana pendukung proyek lainnya.

Koordinator Pengawas (Koorwas) Pulau Rote Satker PAMS NTT Ronis Halundaka saat dikonfirmasi Senin 23 november 2015 pukul 01:45 wita, terkait dengan permasalahan yang terjadi dalam pelaksanaan pekerjaan, tidak berada di kantor.

Sementara Satuan Kerja Pengembangan Kinerja Pengelolaan Air Minum NTT sebagai Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Wil I. Satker PAMS Nusa Tenggara Timur Roliviyanti Jamin,ST,MT, saat dikonfirmasi senin 23 Nopember 2015, pukul 01:43 wita dikantornya juga  tidak berada ditempat.

Informasi yang dihimpun dari stafnya yang mengaku berinisial Oransio menjelaskan, kalau PPK Wil I Satker PAMS NTT tidak berada di tempat’

Menurut Oransio, Satker Roliviyanti Jamin sedang berada di Rote Ndao sejak minggu 22 Nopember 2015 dalam rangka kunjungan kerja.

“PPK sudak ke Kabupaten Rote Ndao sejak Minggu 22 Nopember 2015, dalam rangka kunjungan kerja, selain ada juga di Rote Ndao, proyek – Proyek di Flores dan pulau Timor juga ada ,apalagi sudah dekat Bulan Desember jadi PPK keliling untuk periksa perkembangan proyek” Ujarnya.

Sementara PPK Roliviyanti Jamin saat dibuhungi via ponsel genggamnya di nomor: 082146204xxx (23/11) pukul 17:41 wita tadi, tidak mersepon panggilan telpon.

“Rekam pesan anda setelah nada berikut” demikian suara yang tercopi dari balik ponsel Roliviyanti Jamin.

Pantauan Zonaline News terakhir, 17 Nopember 2015, Untuk pekerjaan yang dilaksanakan oleh PT Mojo Wijaya Karya dengan nilai APBN tahun 2015 sebesar Rp. 6.1 Miliard ini, ditemukan sejumlah pipa yang digunakan, diduga tidak sesuai spek yakni jenis Pipa GIP berlebel spindo 2010, 2013, dan jenis pipa bakri.

Selain itu. Masih terdapat pipa yang belum tersambung, belum ditanam dan pekerjaan pada sambungan pipa tidak menggunakan klam sadle, over sock dan Kenny tetapi disambung dengan cara menggunakan las karbit.

Ada sejumlah aksesoris sambungan yang dirancang dengan menggunakan potongan pipa GIP, sementara untuk iteam sambungan rumah belum diselesaikan pemasangannya pada hal masa kontrak pekerjaan yang berakhir 27 Oktober 2015 yang lalu, diperpanjang (adendumnya) hingga 27 Nopember 2015 sudah hamper berakhir.

Selanjutnya di sumber air terdapat kebocoran pada bagian sambungan pipa induk akibat hanya dilas dengan las karbit tidak menggunakan aksesoris sambungan pipa. (Arkhimes Molle/Riyan Tulle)