PLT Kabag Umum Pemkot Kupang Tidak “Kuasai “ Data Dana Bansos 2014

Joni Bire insert Dana Bansos Kota Kupang

Joni Bire insert Dana Bansos Kota Kupang

ZONALINENEWS – KUPANG, Plt Kepala Bagian Umum Sekertaris Daerah Kota Kupang, Joni Bire ketika dikonfimasi Sabtu 21 November 2015 pukul 13.55 via Telpon terkait dengan 480 penerima Dana bantuan Sosial Pemerintah Kota Kupang tahun 2014 yang belum memberikan laporan pertanggung jawaban menjelaskan terkait persoalan ini dirinya tidak mengetahui secara persis data tersebut , yang lebih mengetahui tentang data tersebut adalah ibu yeyen bagian verifikasi.

Sementara itu Pelaksana Teknis Verifikasi Bansos Bagian Umum Setda Kota Kupang, Yeyen Ngamal mengakui dalam temuan BPK Perwakilan Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) terdapat penerima bantuan sosial Pemerintah Kota (Pemkot) Kupang yang tidak memenuhi kriteria sebagai penerima di tahun 2014 lalu.

“Sesuai sesuai temuan dan arahan BPK kita salah sehingga di tahun 2016 tidak akan terulang lagi kesalahan seperti di tahun 2014 lalu dan tentunya kita akan lebih selektif dalam menentukan kriteria sesuai dengan Bansos,” ungkap  Yeyen Ngamal diruang kerjanya ketika di konfirmasi Zonalinenews terkait dengan adanya temuan BPK terdapat penerima bantuan sosial Pemkot Kupang yang tidak memenuhi kriteria sebagai penerima bantuan sosial dan penerima bantuan belum menyampaikan pertanggungjawaban dana bantuan tersebut, Senin 23 November 2015, pukul 12.30 wita.

Menurutnya, untuk pertanggungjawaban dana bantuan tersebut dari pihak penerima hingga saat ini yang sudah masuk dan telah mencapai 81,93 persen dan yang sisanya dirinya akan terus berkordinasi dengan pihak penerima sehingga semuanya bisa diselesaikan dengan baik.

Ia menjelaskan, apa yang di sampaikan ini hanya masalah teknis yang ia kerjakan. Sehingga untuk penjelasan  yang lebih lanjut bisa di dapati dari Kabag Umum Setda Kota Kupang, Jhon Bire atau Sekda Kota Kupang Bernadus Benu.

“Saya hanya staf urusan bantuan sosial. Sehingga saya hanya berhak menjawab secara teknik, tetapi apabila adik wartawan ingin mendapat jawaban yang lebih lanjut adik bisa langsung saja bertemu dengan pak Kabag Umum atau pak Sekda karena mereka adalah atasan saya dan semua laporan pertangungjawaban ini sudah saya masukan ke para pimpinan saya,” jelasnya.

Bantuan dana Bansos yang diberikan Pemkot Kupang kepada penerima lanjutnya,  selalu beda presepsi kriteria dengan BPK ketika ada pemerikasaan. Karena kita memberi bantuan tersebut berdasarkan propasal yang masuk.

” Bantuan Bansos memang selalu salah dengan presepsi BPK karena kita yang terima proposal ini juga semuanya proposal bantuan jadi kita mau bilang apa lagi. Namun dengan arahan dan temuan BPK terhadap laporan keuangan pemerintah TA. 2014, nomor 26.b/LHP/XIX.KUP/062015 tanggal 11 Juni 2015 terdapat penerima bantuan sosial yang tidak memenuhi kriteria sebagai penerima bantuan sosial dan penerima bantuan menyampaikan pertanggungjawaban dana bantuan ini di tahun – tahun selanjutnya data yang ada di tahun 2014 kita tidak pakailagi.Untuk di tahun – tahun yang akan datang kita lebih fokus pada program Walikota Kupang untuk 1000 mahasiswa yang dari keluarga tidak mampu saja,” kata Yeyen.

Terkait persoalan ini Sekda Kota Kupang Bernadus Benu kepada zonalinenews ia megatakan, terkait dengan masalah temuan BPK tersebut seluruhnya sudah sesuai dengan prosedur dan tidak ada masalah karena semua ini juga sesuai dengan Permendagri nomor 39 Tahun 2012.

” Temua BPK ini sebenarnya tidak ada masalah. Hanya saja yang menjadi masalah ini adalah penerima setelah menerima bantuan dan telah menggunakan dana itu, penerima tidak memberikan laporan pertanggungjawaban keuangannya ke Pemkot Kupang,” kata Bernadus.

Menurutnya, temuan BPK terhadap 480 penerima bantuan sosial senilai Rp. 4.862.060.000 yang belum menyampaikan laporan pertanggungjawaban penggunaan dana. Pemkot Kupang sudah menindaklanjutinya dengan menerbitkan surat nomor BU.708/041/2015 tanggal 19 Juni 2015 perihal tindak lanjut LPH BPK RI TA. 2014, hasil dari tindak lanjuti tersebut adalah bahwa sampai dengan tanggal 20 November 2015 penerima yang sudah menyampaikan laporan pertanggungjawaban sebanyak 211 orang senilai Rp. 3.983.360.000 atau 81,93 persen. “Terhadap penerima Bansos yang belum menyampaikan laporan pertanggungjawaban Pemkot Kupang terus berupaya menindaklanjutinya dan berkordinasi dengan penerima Bansos,” tegasnya.

Sedangkan temuan BPK terhadap penerima bantuan sosial yang tidak memenuhi kriteria, ungkapnya peneriama bantua sosial,  pemerintah sudah menindaklanjutinya dengan lebih selektif dalam memberikan bantuan sosial kepada masyarakat. Pada perubahan APBD tahun anggaran 2015 maupun dalam RAPBD TA. 2016 Pemkot Kupang sudah mengikuti arahan BPK dalam penganggaran belanja bantuan sosial.

REKAPITULASI PENERIMA BANTUAN YANG BELUM MENYERAHKAN LAPORAN PENGGUNAAN DANA

PEMERINTAH KOTA KUPANG TAHUN 2014 Berdasarkan LHP BPK PERWAKILAN NTT DIANTARANYA :

  1. Panti Asuhan Puri Bunda Dolfintje S. R. Maupula / Sekretaris Panti 10.000.000 Bantuan dana dalam rangka kebutuhan operasional Panti Asuhan Puri Bunda
  2. Panti Asuhan Yayasan Kasih Agape Stefanus Langkamang/ 20.000.000 Bantuan dalam rangka renovasi Panti Asuhan Yayasan Kasih Agape.
  3. Yayasan Panti Asuhan Sonaf Manekan Blasius A. U. Manu, SH 10.000.000 Bantuan kepada Yayasan Panti Asuhan Sonaf Manekan dalam rangka pengadaan fasilitas pendukung pelayanan untuk anak-anak panti asuhan
  1. Yayasan Bina Kasih Bukit Sion Yuliana W. Bulu / ketua Yayasan 10.000.000 Bantuan kepada Yayasan Bina Kasih Bukit Sion dalam rangka pembuatan lapangan bermain untuk anak-anak panti asuhan
  2. Yayasan Suryakanta Philipus Mat / ketua Yayasan 10.000.000 Bantuan dalam rangka kegiatan pendidikan dan

pelatihan mutu dan pengembangan desain tenun NTT untuk Yayasan Suryakanta

  1. Yayasan Bougenville Arni D. Tngasa, SPD.Md 5.000.000 Bantuan dalam rangka kegiatan pemberian makanan tambahan bagi anak-anak PAUDBogenvil
  2. Yayasan Flobamora Matheus Da Silva/Koordinator 7.500.000 Bantuan dalam rangka Yayasan Flobamora Support dalam rangka sosialisasi HIV/AIDS.
  1. Herison Manafe Herison Manafe 2.500.000 Bantuan biaya pengobatan (operasi kepala) anak dari Sdr. Herison Manafe
  2. Ofra A. Nabuasa Ofra Nabuasa 3.000.000 Bantuan pengobatan istri dari Ofra A. A. Nabuasa
  3. Kristeany D. Naisanu, A.Md Thimutius Naisanu, SIP. Msi 2.500.000 Bantuan biaya pengobatan an. Kristeany D. Naisanu, A.Md ke RSP Persahabatan Jakarta
  1. Pdt. Johanis Ndoen Pdt. Johanis Ndoen 3.000.000 Bantuan biaya pengobatan istri dari Pdt. Johanis Ndoen di Rumah Sakit Jiwa Menur Surabaya.
  2. Maximus Hun Maximus Han 3.500.000 Bantuan biaya transportasi untuk Pertuni Cabang Kota Kupang dalam rangka kegiatan MUNAS ke-8 di Jakarta
  3. Koordinator Urusan Aset WargaNegera Indonesia Eks Timor- Timur di NTT Drs. I.M.Ndoen 7.500.000 Bantuan biaya transportasi ke Kantor Transisi Presiden RI guna menyampaikan permasalahan Ganti Rugi Aset WNI Eks Timor Timur di NTT.
  4. Dedi Mbuik Dedi Mbuik 3.500.000 Bantuan biaya pengobatan anak dari Dedi Yeremias Mbuik an. Charlen Mbuik
  5. Mirawati non mirawati non 3.000.000 Bantuan biaya pengobatan an. Milka A. Non

212 .  Yanne M.Masae Hili Yanne M.Masae-Hili 2.000.000 Bantuan untuk masyarakat kurang mampu an. Yane M.            M. Hili dalam rangka pengembangan usaha salon kecantikan.

  1. Jarmes H.Lango jarmes H. Lango 7.500.000 Bantuan biaya pengobatan ke RSUD Dr. Soetomo Surabaya
  2. Jeanny Manafe, Jeanny Manafe 2.500.000 Bantuan 1 buah peti jenasah atas meninggalnya Sdr. Nimrod Penu / PNS pada Kelurahan Bakunase II Kota Kupang
  3. Margaretha Lake Fuel Margaretha Lake Fuel 2.500.000 Bantuan biaya pengobatan anak dari Sdr. Margaretha Lake Fuel yang menderita kanker
  4. Mariati Wahyuni/ Yoseph Lena Yoseph Lena 3.500.000 Bantuan biaya pengobatan untuk Sdr. Gumarang Aryanto
  5. Sua Abia Talan, Sua Abia Talan 3.000.000 Bantuan kepada Dominggus Leosae dalam rangka pengobatan lanjutan ke Surabaya
  6. Ken Yonadab Kadja Ken Yonadab Kadja 10.000.000 Bantuan dalam rangka penambahan modal usaha.
  7. Forum Komunikasi Interen Gereja Kristen Kota Kupang Pdt. Hendrik N. E. Malelak 5.000.000 Bantuan untuk Pdt. Hendrik N. E. Malelak, MTh dalam rangka mengikuti kegiatan Badan Musyawarah antar Gereja Tingkat Nasional di Manado Sulawesi Utara
  8. Forum Komunikasi Interen Gereja Kristen Kota Kupang Pdt. Anna Dahoklory, M.Th 5.000.000 Bantuan untuk Pdt. Anna Dahoklory, MTh dalam rangka mengikuti kegiatan Badan Musyawarah antar Gereja Tingkat Nasional di Manado Sulawesi Utara
  1. Arnolus Kay ,SE Arnolus Kay ,SE 5.000.000 Bantuan untuk Sdr. Arnolus Kay, SE dalam rangka mengikuti Pertemuan Raya Pemuda Gereja di Nias Sumatera Utara.
  2. EVANGELISM EXPLOSION INTERNATIONAL INDONESIA LOKAL KUPANG Julius A. Nalle 5.000.000 Bantuan untuk Pdt. Emr. Julius A. Nalle dalam rangka mengikuti kegiatan Konvensi EE International 2014 Asia dan Indonesia di Malang
  3. Nola Dona Maria Baitanu Nola Dona Maria Baitanu 3.000.000 Bantuan untuk Sdr. Nola Dona Maria Baitanu dalam rangka mengikuti kegiatan Grand Final Putri Pariwisata Tingkat Nasional Tahun 2014 di Jakarta.
  1. Pdt. Lazarus Toulasik Pdt. Lazarus Toulasik 3.000.000 Bantuan biaya pendidikan anak dari Pdt. Lazarus Toulasik an. Maya Meilinda Toulasik.
  1. Misionaries Claretian Br. Hieronymus Ngampu, CMF/ 7.500.000 Bantuan dana untuk Seminari Hati Misionaris Claretian dalam rangka kegiatan pekan pembinaan dan pelatihan hidup bhakti di Keuskupan Agung Kupang.
  2. Pemuda Rayon V-VI Jemaat Kota Kupang Milson Ch. Anamehang/Ketua 4.000.000 Bantuan untuk Gereja Masehi Injili di Timor Jemaat Kota Kupang dalam rangka penyegaran iman dan natal bersama rayon V – VI
  3. GBI Jemaat Hosana Edi Saragih,SE/Gembala Jemaat 5.000.000 Bantuan dalam rangka kegiatan gerejawi Gereja Bethel Indonesia (GBI) Jemaat Hosana Kupang
  1. Amanat Agung Ministry Otniel Dhany Liu, S.Th/ketua 5.000.000 Bantuan dalam rangka penerbitan buku oleh Pendeta Deazy Tatengkeng, S.Si, MA dari Amanat Agung Ministry
  2. Persekutuan Gereja Pantekosta Indonesia Pengurus Prov NTT Viktor FB. Sumlang,M.Th. MA/Ketua 6.000.000 Bantuan biaya transportasi untuk pengurus Persekutuan Gereja Pantekosta Provinsi NTT dalam rangka mengikuti Rapat Kerja Nasional PGPI di Jakarta
  3. Majelis Daerah Gereja Pantekosta Indonesia NTT Pdt. Johanis Latuperissa/Sekretaris 9.000.000 Bantuan untuk Majelis Daerah Gereja Pantekosta di Indonesia dalam rangka mengikuti kegiatan Musyawarah Kerja Pimpinan Nasional (MUKERNAS) di Semarang
  4. Unit Pembantu Pelayanan Pemuda Badan Pengurus Pemuda Jemaat Kota Baru Mikael H. Willa / Ketua 3.000.000 Bantuan dalam rangka kegiatan prosesi jalan salib Pemuda Klasis Kota Kupang oleh Badan Pengurus Pemuda GMIT Jemaat Kota Baru.
  5. Pdt. Ida O. Bees – Munek, S.Th Pdt. Ida O. Bees – Munek, S.Th 6.300.000 Belanja bantuan kepada Pdt. Ida O. Bees – Munek, S.Th dalam rangka pelayanan kerohanian di RSUD Kota Kupang bulan Pebruari s.d April 2014 @Rp.2.100.000,-
  6. Badan Pengurus Pemuda Klasis KotaRKoullypaRnugmlaklak 25.000.000 Bantuan kepada Badan Pengurus Pemuda Klasis Kota Kupang dalam rangka kegiatan Jalan Salib menyongsong Paskah 2014. (*tim)