Polres Ngada Siaga, Tindak Tegas Pelaku Pencabulan Anak Dibawah Umur

Kapolres Ngada AKBP. Andy Nurwandy,S.I.K

Kapolres Ngada AKBP. Andy Nurwandy,S.I.K

Zonalinenews-NGADA, Kapolres Ngada AKBP. Andy Nurwandy,S.I.K kepada Zonalinenews 30 November 2015 menegaskan Kepolisian Resor Ngada – Nagekeo mulai dari tingkat terbawah tidak membuka kompromi apapun terhadap kasus-kasus kejahatan seksual terhadap anak usia dibawah umur.

Pasalnya, dalam beberapa tahun terakhir, matematik perkara pencabulan dengan korban anak usia dibawah umur di wilayah Ngada Nagekeo perlahan meningkat. Pihak kepolisian Polres Ngada, kata Kapolres AKBP. Andy Nurwandy, tidak memberi toleransi apapun terhadap pelaku kejahatan seksual terhadap anak dibawah umur.

Pernyataan Kapolres Ngada ini sekaligus memberi jaminan kepada masyarakat Kabupaten Ngada dan Nagekeo Flores bahwa keseriusan penegakan hukum di wilayah Ngada Nagekeo secara bertahab terus dilakukan dan Polri selalu melakukan evaluasi dan upaya pembenahan di setiap tingkat jajaran institusi kepolisian di daerah. Diberitakan sebelumnya, Babinsa Golewa Ngada Esaul Swingly, M.K berharap pihak kepolisian Polsek Golewa Kabupaten Ngada Flores tidak terjebak kepentingan bicara damai pelaku yang tertangkap melakukan pencabulan ataupun tindakan sodomi terhadap seorang anak perempuan usia dibawah umur di wilayah Malanuza Kecamatan Golewa Ngada Flores.

Pelaku laki-laki dewasa berinisial “A” asal Kabupaten Sumba Timur yang bekerja sebagai tukang bangunan di Puskesmas Golewa, nyaris dihabisi masa di TKP tanggal 15 November 2015 lalu sekitar Pkl. 10.00 wita usai ditemukan menyekap seorang anak perempuan usia dibawah umur di Malanuza Golewa dengan kondisi celana dalam korban penuh air mani.

Menanggapi atensi mitra TNI ini, Kapolres Ngada memastikan Polsek Golewa telah berkoordinasi dengan pimpinan Polres Ngada dan kasusnya dalam penanganan untuk selanjutnya diproses hingga meja persidangan Pengadilan Negeri Bajawa.

“Selaku Pemimpin Polres Ngada saya sudah perintahkan agar perkara ini secepatnya dinaikan dan Polres Ngada tidak berkompromi apapun dalam penanganan perkara. Kejahatan seksual terhadap anak dibawah umur ditindak tegas selanjutnya rekan-rekan wartawan bisa melaporkan perkembangan perkara karena kasus ini tengah diproses. Jika kasus ini terhenti di tengah jalan, saya selaku Kapolres Ngada akan periksa semua pihak,” tegas Kapolres Ngada, AKBP. Andy Nurwandy,S.I.K. (*wrn)