Relawan OI Beri Bantuan, Bangun Gereja Darurat di lokasi Gempa Alor

Relawan OI bersama warga Bangun Gereja Darurat di desa Kobra

Relawan OI bersama warga Bangun Gereja Darurat di desa Kobra

Zonalinenews-Kalabahi, Tim Relawan Orang Indonesia (OI) Kabupaten Alor peduli bencana gempa Alor sebagai relawan yang langsung membawa bantuan pada Jumat 6 November 2015 pukul 17.00 wita.

Tim relawan OI yang dipimpin , Abu Bakar langsung membawa bantuan berupa sembako, dan pakaian dari hasil aksi penggalangan keliling kota Kalabahi pada Kamis 5 November 2015 lalu.

Para Relawan OI bangun  tempat Ibabat (gereja ) darurat di Desa Kobra

Para Relawan OI bangun tempat Ibabat (gereja ) darurat di Desa Kobra

Tim yang berjumlah 17 orang ini kelokasi gempa dari Kota Kalabahi dengan menggunakan mobil Ranger milik Dinas Perikanan Kabupaten Alor dan langsung membangun posko di desa kobra, Kecamatan Alor Timur kabupaten Alor.

“Pakaian sebanyak 8 karung ini kami peroleh dari para pedagang bugis dan jenis bantuan lainnya dari sumbangan sukarela para anggota OI dan hasil aksi penggalangan dana pada 5 November 2015, “ujar Koordinator Relawan OI peduli Gempa Alor , Abu Bakar kepada zonalinenews Sabtu 7 November 2015.

Menurut Abu Bakar, bantuan yang dibawa timnya selain sembako, dan 8 karung pakaian, juga super mie yang diperoleh dari pedagangan keturunan tionghoa yang berada di Kota Kalabahi.

Ketua Umum Orang Indonesia Kabupaten Alor, Amirudin Tolang pada kesempatan tersebut mengatakan, tindakan yang dilakukan pihaknya (OI) dengan memberikan bantuan atas dasar keterpanggilan, karena menurut sastrawan pramordia Ananta toer, jika kemanusiaan tersinggung, maka yang namanya manusia ikut tersinggung , kecuali orang-orang yang tidak punya perasaan dan orang-orang yang tidak waras meskipun dia sarjana.

Pantauan zonalinenews, setelah aksi pembagian sembako pada hari jum’at 6 November 2015, tim relawan OI juga turut serta dalam pembangunan rumah ibadah (gereja) darurat bekerja sama dengan TNI dan masyarakat setempat di desa kobra, pada Sabtu 7 November 2015.

Marten, warga desa Korba sangat senang karena ada pemuda yg memiliki kepedulian terhadap sesamanya. “Anak muda OI datang untuk membantu kami tapi lebih dari itu anak muda OI datang untuk menghibur kami yg lagi brduka cita. Untuk itu , kami mengharapkan agar anak OI jangan hanya naik di saat gempa saja, tapi di waktu dan kesempatan lain kami tunggu kehadiran anak muda OI,”pintanya. (*Mortal)