Temuan BPK Dana Bansos, DPRD Pernah Pertanyakan Kepada Pemkot

Daniel Hurek

Daniel Hurek

ZONALINENEWS – KUPANG, Terkait dengan Pemeriksaan BPK RI Perwakilan Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) terdapat penerima Bantuan Sosial (Bansos) Pemerintah Kota (Pemkot) Kupang tahun 2014 yang tidak memenuhi kriteria sebagai penerima Bansos dan penerima bantuan yang belum  menyampaikan pertanggungjawaban dana Bansos tersebut. Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Kupang sudah pernah ditayangkan hal tersebut kepada Pemkot Kupang.

Demikian dikatakan Anggota DPRD Kota Kupang, Daniel Hurek kepada wartawan di kantor DPRD Kota Kupang, Rabu 25 November 2015, pukul 13.30 wita.

Menurutnya, DPRD Kota Kupang sudah pernah mempertanyakan hal tersebut kepada Pemkot Kupang. Namun hanya dijawab oleh Pemkot Kupang sesuai arahan BPK maka harus dilakukan perbaikan selama 60 hari. Lanjutnya, setelah dilakukan perbaikan tentunya harus disampaikan lagi ke DPRD Kota Kupang bahwa telah selesai. Tetapi pencermatan lebih lanjut oleh pihak lain.

“Tingkat pengawasan DPRD hanya sampai pada  pengawasannya, sampai batas apa yang telah disampaikan Pemerintah. Bahwa apabila dikemudian kedapatan laporan itu akurat atau tidak mestinya diikuti oleh pengawasan dari institusi lain bukan pihak kami,” kata mantan Wakil Walikota.

Ia mengatakan, dirinya sangat yakin dan percaya bahwa apa yang telah menjadi temuan BPK tersebut Pemkot Kupang telah membenahinya.

“Kita sangat berharap Pemkot Kupang bisa benahi semua masalah temuan BPK ini sesuai dengan aturan yang berlaku. Apa bila pembenahan yang dilakukan oleh Pemerintah tidak sesuai dengan aturan yang belaku tentunya ada mekanisme  penilaian lain dari pihak intansi lain bukan dari pihak kami,” ungkap Hurek.

Ketika disingung tentang apakah data – data Bansos tersebut sudah pernah diserahkan dari pihak Pemerintah ke DPRD ia mengatakan, DPRD sendiri tidak mungkin masuk pada akuntansi. Tetapi DPRD masuk pada kebijakan, sehingga ketika Pemerintah telah menyampaikan bahwa mereka taat ikut saran BPK maka tingkat pengawasan DPRD pun hanya sampi disitu saja.

“Tingkat pengawasan kita hanya sampai pada Pemerintah telah melaporkan hasil – hasilnya. Dan hanya sampai disitu saja,” jelasnya.

Sementara itu dalam pemandangan umum Fraksi Gabungan Kebangkitan Indonesia yang di bacakan oleh Anggota DPRD dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Dominikus Tauso pada masa persidangan III tahun 2015 DPRD Kota, Selasa 24 November 2015 lalu. Belanja hibah dianggarkan Rp. 31.885.482.000,00 lebih besar dari anggaran tahun 2015 sebesar Rp. 18.670.000,00 atau naik sebesar Rp. 13.215.482.000 atau sebesar 70,78 persen.

Fraksi berharap bahwa untuk tujuan mulia tentunya sangat baik, namun memperhatikan UU nomor 9 tahun 2015 tentang Pemerintah Daerah pasal 298 ayat 4, bahwa belanja hiba dan bantuan sosial di anggarkan dalam APBD sesuai dengan kemampuan keuangan daerah setelah memprioritaskan penemuan belanja urusan Pemerintah wajib dan pilihan. Oleh kerena itu Fraksi memohon penjelasan sasaran peruntukan dana hibah dan bantuan sosial tahu 2016.

BERIKUT REKAPITULASI PENERIMA BANTUAN YANG BELUM MENYERAHKAN LAPORAN PENGGUNAAN DANA PEMERINTAH KOTA KUPANG TAHUN 2014 BERDASARKAN LHP BPK EPRWAKILAN NTT DIANTARANYA :

  1. Yayasan Suryakanta Philipus Mat / ketua Yayasan 10.000.000 Bantuan dalam rangka kegiatan pendidikan dan pelatihan mutu dan pengembangan desain tenun NTT untuk Yayasan Suryakanta
  2. Yayasan Bougenville Arni D. Tngasa, SPD.Md 5.000.000 Bantuan dalam rangka kegiatan pemberianmakanan tambahan bagi anak-anak PAUD Bogenvil
  1. Yayasan Flobamora Matheus Da Silva/ Koordinator 7.500.000 Bantuan dalam rangka Yayasan Flobamora Support dalam rangka sosialisasi HIV/AIDS
  2. Theresia Pah – Nan 2.000.000 Bantuan untuk team dansa lansia dalam rangka kegiatan valentine day
  3. Kelompok Usaha Bersama (KUBE) Sasando Plus Mandiri Kelurahan Oepura Welhelmus E. Lisnahan / Ketua KUBE 10.000.000 Bantuan dalam rangka kegiatan sosialisasi pelatihan ketrampilan dan penyelesaian pembuatan dapur untuk kelompok usaha bersama
  4. Persekutuan Doa Elim Jemaat Marturia Oesapa Selatan Johanes Dillak 6.000.000 Bantuan dana dalam rangka pengadaan alat-alat musik untuk persekutuan doa Elim Jemaat Marturia Oesapa Selatan
  5. Kelompok Tamiya Anthony Ferdiando Ga 5.000.000 Bantuan dalam rangka penyelenggaraan kegiatan lomba drag tamiya
  6. Himpunan Pemuda Karya Mandiri / Djoni Kadja Djoni Kadja 6.000.000 Bantuan dalam rangka Pemberdayaan Wanita Tani dalam Usaha Tani Pekarangan Himpunan Pemuda Karya Mandiri
  1. DPD PAPPRI NTT/ Jusuf B. Manu, SH,MH 20.000.000 Bantuan dalam rangka kegiatan Rakernas Dewan Pimpinan Daerah, Persatuan Artis Penyanyi, Pencipta Lagu dan Pemusik Republik Indonesia (DPD PAPPRI) Propinsi NTT di Jakarta
  2. Yohanes Boling, S.pd Yohanes Boling, S.pd 2.500.000 Bantuan dalam rangka kegiatan Seminar Nasional Penjasorkes, FKIP Unkris Artha Wacana Kupang

15.Komunitas Sahabat Anak Tunas Pohon Zaitun Yandro Nalle 5.000.000 Bantuan kepada Komunitas Sahabat Anak “Tunas Pohon Zaitun” dalam rangka Kegiatan Hari Anak Nasional 2014

16 Aryani Salean 7.500.000 Bantuan dalam rangka Study Excursie Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Nusa Cendana Kupang

17 FOKUS PERMATA KUPANG Admin Kuba Rada Praing 2.000.000 Bantuan dalam rangka kegiatan Pekan Penerimaan Anggota Baru (PPAB) dan Latihan Kepemimpinan Tingkat Atas (LKTA) Forum Komunikasi Pemuda Pelajar Mahasiswa Asal Tabundung Kupang.

18 .Badan Pengelola Sarana Air Bersih dan Sanitasi Kelurahan Lasiana Yance Sutarto 15.530.000 Bantuan untuk operasional sarana air dan sanitasi master meter di Kelurahan Lasiana Pantai Kota Kupang

  1. DPD PPDI NTT Anita Nida Bulu 2.500.000 Bantuan kepada Sekretariat Pengurus Daerah Persatuan Penyandang Disabilitas Indonesia Provinsi NTT dalam rangka kegiatan operasional
  2. BP. Aleluia Choir Jhon Wairata / Ketua BP. Aleluia Choir 3.000.000 Bantuan kepada BP. Aleluia Choir dalam rangkamengikuti lomba paduan suara BPR TLM
  3. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Undana Johans Alex Ninu, SH,M.Si 3.000.000 Bantuan dalam rangka kegiatan Rock The VoteIndonesia Program Pendidikan Politik bagi Pemilih Pemuda Fakultas Ilmu Sosial dan Politik
  4. Blasius Daduk / Bendahara BPMK Kota Kupang Blasius Daduk / Bendahara BPMK Kota Kupang 293.500.000 Belanja bantuan kepada Posyandu Balita, Posyandu Lansia dan Dasawisma Kecamatan KotaLama Tahun 2014
  1. Blasius Daduk / Bendahara BPMK Kota Kupang Blasius Daduk / Bendahara BPMK Kota Kupang 267.000.000 Belanja bantuan kepada Posyandu Balita, Posyandu Lansia dan Dasawisma Kecamatan Kota Raja Tahun 2014
  1. Blasius Daduk / Bendahara BPMK Kota Kupang Blasius Daduk / Bendahara BPMK Kota Kupang 477.500.000 Belanja bantuan kepada Posyandu Balita, Posyandu Lansia dan Dasawisma Kecamatan Alak Tahun 2014
  1. Blasius Daduk / Bendahara BPMK Kota Kupang Blasius Daduk / Bendahara BPMK Kota Kupang 250.500.000 Belanja bantuan kelompok masyarakat kepada Posyandu Balita, Posyandu Lansia dan Dasawisma di Kecamatan Kelapa Lima Kota Kupang.
  1. Blasius Daduk / Bendahara BPMK Kota Kupang Blasius Daduk / Bendahara BPMK Kota Kupang 288.000.000 Belanja bantuan kelompok masyarakat kepada Posyandu Balita, Posyandu Lansia dan Dasawisma di Kecamatan Oebobo Kota Kupang.
  1. Blasius Daduk / Bendahara BPMK Kota Kupang Blasius Daduk / Bendahara BPMK Kota Kupang 396.000.000 Belanja bantuan kelompok masyarakat kepada Posyandu Balita, Posyandu Lansia dan Dasawisma di Kecamatan Maulafa Kota KupangUniversitas Nusa Cendana Kupang.(*hayer)