Warga Fatuleu Gagal Panen Karena Gagal Berpikir

Camat

Camat

Zonalinenews- Oelbiteno, Warga Fatuleu sering mengalami gagal panen hal ini sebabkan karena masih berpikir pesta yang mewah. Hal ini menunjukkan bahwa masyarakat fatuleu masih gagal berpikir menyangkut dengan kehidupan mereka sendiri. Untuk itu, saat ini ada keputusan dari seluruh tokoh masyarakat diseluruh Fatuleu Tengah yang menetapkan waktu pelaksanaan pesta. Jika waktu yang ditetapkan maka masyarakat yang menyelenggarakan pesta akan dikenakan denda uang sebesar Rp. 1.000.000.

Demikian disampaikan camat Fatuleu Tengah, Amos Manane, Jumat 14 November 2015 di hadapan Komisi A DPRD kabupaten Kupang.

Lanjut Manane, ditetapkan waktu pesta sebab, setelah waktu pesta semua masyarakat diharuskan untuk masuk kebun. Waktu berkebun semua masyarakat harus ada di kebun.

“Bagi warga yang melakukan pesta melewati waktu yang ditetapkan maka akan dikenakan Denda,”kata Manane.

Semua keputusan yang ditetapkan, kata Manane, walaupun tidak didalam aturan baku berupa peraturan, tapi keputusan ini merupakan kesepakan bersama seluruh tokoh masyarakat.

“Kesepakatan masyarakat, sebab masa penghujan di NTT hanya 3 bulan, jadi semua masyarakat wajib hukumnya untuk masyarakat berkebun, jika tidak maka kelaparan tidak mungkin dihindari di Fatuleu,” jelas Manane.

Sementara itu, Anggota Komisi A DPRD Kabupaten Kupang, Maksi Falukas mengatakan semua kesepakatan yang dilakukan ditingkat masyarakat harus memiliki produk hukum. Sehingga dikemudian hari tidak menimbulkan akibat hukum dikemudian hari. Jangan sampai akibat kesepakatan tersebut dikemudian hari dapat menimbulkan gejolak sosial yang terjadi dimasyarakat.

“Upayakan semua peraturan tersebut dibuat dalam sebuah produk hukum,” tukas Falukas.

Lebih lanjut dikatakan,  Jangan sampai salah Kelola keputusan yang ditetapkan suatu saat dapat menimbulkan gejolak sosial.

” minimal ada arsip surat-surat yang menandahkan adanya kesepakatan tersebut,” tutup Falukas.(*paul)