Wisata Religi di Lingkar Pantura Rote Ndao perlu di Promosikan

Hamdan Batjo

Hamdan Batjo

Zonalinenews-BAA, Seluruh sektor dan aspek pendorong kemajuan Pariwisata di Rote Ndao perlu dikembangkan dan dipromosi untuk kedepan sektor yang menjadi potensi unggulan Kabupaten Rote Ndao Nusa Tenggara Timur ini bisa mencapai puncak kemajuan yang bertaraf internasional, dan ini sudah menjadi Rencana Induk Pemerintah Propinsi NTT pada sektor Pariwisata tahun 2010 sampai 2025.

Demikian hal ini disampaikan Hamdan Saleh Batjo Anggota Komisi II DPRD Propinsi NTT asal Partai Hanura di Bandara D C Saudale Rote 07 Nopember 2015 belum lama ini.

Anggota DPRD NTT Partai Hanura asal Rote Ndao ini berada di Rote Ndao dalam rangka menghadiri momentum Nasional Swarna Fest 2015 dan Festival serat dan warna alam Indonesia di Pantai Nembrala yang ditemui Zonaline News sebelum kembali ke Kupang menggunakan jasa penerbangan Wings Air

Kepada Zonaline News, Hamdan Saleh Batjo mengatakan, Potensi pariwisata merupakan modal kemajuan daerah, untuk itu hal ini perlu mendapat perhatian untuk didorong terus, sehingga seluruh sektor pada bidang kemajuan kepariwisataan di Rote Ndao kedepan semakin mendunia.

Sektor Pariwisata di kabupaten Rote Ndao perlu dikembangkan dan dibangun upaya promosi sehingga kedepan sektor yang menjadi potensi unggulan Kabupaten Rote Ndao ini mencapai puncak kemajuan yang bertaraf internasional,

Menurut Hamdan. Keinginan tersebut sudah menjadi Rencana induk Pemerintah Propinsi NTT pada sektor Pariwisata tahun 2010 sampai 2025.dan perencanaan tersebut didalamnya termasuk Kabupaten Rote Ndao yang syarat dengan potensi pariwisata baik laut maupun di daratan

Hal ini tentu tidak terlepas pula dari perjuangan kedua komponen dalam penyelenggaraan pemerintahan di daerah baik eksekutif maupun legislative karenanya, Kata Hamdan untuk Propinsi NTT sektor pariwisata kita dorong ke tingkat Nasional.

Dijelaskannya, untuk Propinsi NTT sebelumnya hanya memiliki satu potensi pariwisata bertaraf nasional yakni Komodo di Labuhan Bajo tetapi sekarang atas upaya DPRD NTT, kini berjuang hingga NTT telah memiliki lima potensi periwisata bertaraf Nasional.

Hamdan menyebutkan kalau Kelima potensi pariwisata itu adalah Komodo di Labuhan Bajo, Nembrala di Rote Ndao, Kelimutu di Enda, Pasola di Sumba dan Terumbuh karang di Alor kecil.

“Sebelumnya Pemerintah pusat hanya menyetujui satu yakni Komodo di Labuhan Bajo tapi atas perjuang DPRD Propinsi sekarang sudah menjadi lima” ujar Hamdan.

Selanjutnya, sudah dua tahun ini dilakukan selancar ombak berkelas internasional dan kini kita paketkan dengan kegiatan Swarna Fest 2015 dan Festival serat dan warna alam Indonesia di pantai Nembrala yang dibuka langsung oleh Menteri Perindustrian RI Saleh Husin.

Pada kegiatan tersebut selain pariwisata yang kita dorong tetapi sektor industry juga turut bertumbuh dan ditumbuhkan bersama, terutama Industri kecil dan Menegah jadi sektor Pariwisata saat ini kita tidak bicara lagi soal Komodo atau Nembrala tetapi kita bicara destinasi pariwisata. Jelasnya.

Kita perlu bangun Kabupaten Rote Ndao dari segala aspek, selain pariwisata Nembrala, masih ada jenis periwisata religi dan wisata alam yang indah lainnya perlu dikembangkan dan dipromosikan untuk memperkuat lagi Nembrala sebagai wisata bahari.

“Selain kita jual wisata Bahari Nembrala ke dunia internasional. kita juga promosi wisata religi di bagian utara Kabupaten Rote Ndao”.

Menurut Hamdan Batjo, Dibagian wialyah lingkar Pantai utara Rote Ndao terdapat wisata religi yakni ada Gereja Protestan Loaholu. Di Oelua Rote Barat Laut. Gereja tertua yang didirikan oleh Belanda tahun 1818 selanjutnya kerkof dan rumah Raja Nusak Dengka (Raja Tungga), Kampung nelayan di Oelaba dan Tolama.

Kemudian kita menuju Batu Gong, Tapak kaki raksasa yakni tapak kaki alamia diatas batu karang, lalu ada upacara Hus Adat di desa Boni setalah itu kita paketkan wisata lainnya adalah anyaman topi Tii langga ala Rote sekaligus menyaksikan tarian adat dan kebalai barulah kita tiba di Nembrala Delha.

“Jadi kita jual wisata kab rote ndao bukan hanya wisata laut yang ada di Nembrala saja” Ujar Hamdan.

Untuk mendukung sarana bagi jalur wisata religi di Pantai Utara (Pantura) Rote Ndao. kini sedang perjuangkan jalan Pantai Utara dan sekarang sudah mencapai 60 persen sehingga sisanya akan kami upayakan ada dana shering pusat dan daerah untuk membiayainya. Kata Hamdan.(*Arkhimes Molle)