Senator Syafrudin Atasoge foto bersama pada guru SMAN 1 ADOTIM seusai pertemuan

SYAFRUDIN ATASOGE : PERLU TANAMKAN NILAI KEBANGSAAN DI KALANGAN PELAJAR

Senator Syafrudin Atasoge foto bersama pada guru SMAN 1 ADOTIM seusai pertemuan

Senator Syafrudin Atasoge foto bersama pada guru SMAN 1 ADOTIM seusai pertemuan

Zonalinenews-Adonara, Anggoota DPD RI, Syafrudin Atasoge.S.Pd.M.Pd melakukan Rapat Dengar Pendapat (RDP) tentang Empat Konsensus Kebangsaan yakni Pancasila,UUD 1945,NKRI dan Bhineka Tunggal Ika bersama dengan para Guru Sekolah Menengah Atas Negeri 1 Adonara Timur (SMANSA) di Waiwerang pada Hari Sabtu 31 Oktober 2015.

Dalam kegiatan tersebut Atasoge menjelaskan tentang perlu dan pentingnya peran lembaga pendidikan menengah melakukan pembinaan tentang nilai-nilai kebangsaan yang terus mengalami kemerosotan di kalangan pelajar. “Pemahaman tentang wawasan kebangsaan menjadi poin penting guna melahirkan generasi masa depan yang berkarakter, jika tidak maka kita akan mengalami disorinentasi. Bapak Ibu guru mempunyai peran dan tugas yang sangat penting dalam mendidik para siswa/pelajar guna menghayati,mengamalkan nilai-nilai dan menjadi pedoman dalam kehidupan sosial kemasyarakatan, “pintanya.

Menurutunya, pelajar merupakan harapan masa depan bangsa, merekalah yang akan mewarisi dan melanjutkan perjuangan bangsa yang begitu banyak mendapatkan tantangan lebih berat dan kompleks sehingga harus di bekali dengan iman yang kuat, penguasaan ilmu pengetahuan dan penanaman semaagat nasionalisme sejak dini, jika kita tidak menginginkan sebagai bangsa yang gagal.

Lebih jauh Syafrudin menggambarkan, pilar-pilar kebangsaan inilah yang seharusnya menjadi prinsip dan acuan para pelajar dalam konteks persatuan dan kesatuan bangsa. Sebab sejumlah permasalahan yang saat ini dihadapi di antaranya, rendahnya tingkat pendidikan dan keterampilan, rendahnya tingkat partisipasi angkatan kerja di kalngan pemuda, tingginya penyakit sosial, kriminalitas dan narkoba di kalangan pemuda, serta meredupnya rasa kebangsaan, nilai budaya dan bahasa, solidaritas dan empati sosial. Sebagai generasi intelektual berbasis kemampuan akademik, lanjutnya, para pelajar diharapkan mampu menjalankan peran strategis dalam konteks perubahan sosial di Indonesia serta mampu menjadi calon pemimpin bangsa di masa mendatang.

“Para pelajar harus mampu memberikan kontribusi terhadap proses pembangunan, transmisi dan kritik gagasan. Dan harapannya adalah para pelajar sebagai generasi muda penerus estafet kepemimpinan bangsa mampu memahami dan menerapkan konsep wawasan kebangsaan bagi kemajuan masyarakat bangsa dan negara,ajak Syafrudin yang adalah putra Adonara .

Dalam pertemuan yang di moderatori oleh Bambang Juwamang.S.Pd,

Kepala Sekolah SMA N 1 Adonara Timur Drs.Leonardus Sogan Payong memberikan apresiasi atas kunjunganAnggota DPD/MPR RI Syafrudin Atasoge yang juga merupakan Alumnus SMAN 1 Adonara Timur yang sukses berkiprah di Senayan. Kami mengucapkan terimah kasih atas perhatian pada dunia pendidikan.

Leo dalam kesempatan itu menggambarkan kondisi Sekolah yang menjadi korban dari konflik perang tanding antar kampung di pulau adonara yang berkepanjangan. Saat ini kami dalam pengungsian karena belum ada penyelasian konflik tanah, karena Sekolah ini berada di lokasi yang sedang di persoalkan. Segala upaya sudah kami lakukan yakni bertemu dengan Pemerintah daerah dan DPRD Flotim namun belum ada solusi yang kami dapatkan.

“Harapan kami melalui pertemuan ini kami menitipkan kepada Bapak untuk memperjuangkan aspirasi ini di level nasional sehingga menjadi perhatian serius oleh pemerintah. Kegiatan belajar mengajar berjalan tidak efektif karena di laksanakan pada siang hari. Sudah empat tahun kami menggunakan sementara sekolah Dasar Inpres Dan Sekolah Negeri Handayani Waiwerang untuk menunjang kegiatan belajar mengajar. Para guru telah bersepakat untuk relokasi untuk menjawab tuntutan pendidikan,” jelas Leo.(*tim)