SMK Negeri 5 Kupang

Berkelahi, 5 Infokus Rusak, KBM di SMKN 5 Kupang Terganggu

SMK Negeri 5 Kupang

SMK Negeri 5 Kupang

Zonalinenews-Kupang, Kegiatan Belajar Mengajar (KBM ) di SMK Negeri 5 Kupang terganggu , pasalnya setelah aksi perusakan 5 unit infokus serta satu mesin laminating di Lab Multi Media yang berlangsung senin 25 Janauri 2016 lalu oleh sekelompok pemuda, lantaran tidak terima suadari perempuan mereka, yang merupakan siswi SMKN 5 Kupang diduga dicaci maki oleh salah seorang siswa.

Terhadap aksi perusakan ini, Pihak SMK Negeri 5 Kupang telah melaporkan peristiwa ini ke pihak yang berwajib, dan sampai saat ini barang bukti berupa 5 Infokus serta 1 mesin laminating berada di Polsek Oebobo guna dilakukan penyidikan.

Kepala SMK Negeri 5 Kupang , Alex Giri ketika dikonfirmasi Selasa 2 Februari 2016 menjelaskan , akibat kejadian 5 Infokus rusak, hal ini sangat berpengaruh pada proses KBM . Saat ini ada 25 rombel belajar terganggu karena 5 unit yang rusak itu merupakan alat peraga yang digunakan bersifat Moving (bergerak) di setiap kelas .

“ Saat ini memang sistim pembelajaran di SMK Negeri 5 Kupang mengunakan sistim IT sehingga kalau Infokus ini rusak maka proses belajar mengajar sangat terganggu,” Jelasnya.

Ia menambahkan kerugian yang dialami akibat infkus ini rusak mencapai puluhan juta. Saat ini dirinya belum bisa melaporkan kerusakn infokus ini ke Dinas pendidikan Kota Kupang karena infokus saat ini  dipakai sebagai bukti oleh Polsek Oebobo.

“ Saya belum lapor ke Dinas terkait 5 infokus yang rusak karena barang masih di polsek Oebobo tapi dalam waktu dekat dirinya akan melaporkan persoalan kerusakan ini ke Dinas,” jelasnya.

Sebelumnya diberitakan Akibat saling hina (ejek) antara AN dengan HN siswa dan siswi kelas XI Multi Media SMK Negeri 5 Kupang, harus berujung tindakan anarkis yang dilakukan puluhan pemuda yang tak dikenal menyerang siswa AN. Bahkan aksi penyerangan ini mengakibatkan siswa AN terluka di hajar masa, serta Guru SMK N 5 Kupang Daniel dicekik leharnya dan Lemari yang berada di Lab Multi media dijatuhkan sehingga mengakibatkan 5 infokus yang berada didalam lemari rusak, 1 unit mesin laminating serta 1 buah kursi plastik juga ikut rusak.

Aksi brutal pemuda tak dikenal ini bermula ketika HN siswi SMK 5 Kupang bertengkar dengan AN karena diduga dimaki oleh AN, HN tidak puas dan melaporkan persoalannya kesaudaranya di rumah lewat telpon (via sms), sehingga jelang beberapa menit kemudin puluhan pemuda mendatangi sekolah, lalu membuat aksi keributan.

Padahal disaat kedatangan para pemuda tersebut persoalan pertengkaran AN dan HN sedang diselesaikan dalam ruang Lab Multi media, namum karena terlanjur emosi para pemuda tersebut melakukan aksi anarkis yang berujung pada perusakan,” Demikian diungkapkan Kepala SMK Negeri 5 Kupang, Alex Giri Rabu 27 Januari 2017 pukul 11.30 wita di ruang kerjanya. (*tim)