Daftar di Gerindra Flotim

Dihantar Konvoi Pick Up dan Sepeda Motor, Philipus dan Djawan Daftar di Gerindra


Daftar di Gerindra Flotim

Daftar di Gerindra Flotim

Zonalinenews- Larantuka, Sabtu 2 April 2016 di Sekretarat Dewan Pimpinan Cabang Partai Gerindra Flores Timur sedikit berbeda dengan hari-hari biasanya. Suasana jalan di depan sekretariat Partai Gerindra yang biasanya lengang, terkesan ramai karena berjejer mobil pick up dan sepeda motor sehingga menimbulkan kerumunan massa yang memadati sebagian badan jalan dan halaman depan Sekretariat Partai, namun tidak sampai menimbulkan kemacetan lalulintas. Ada apa gerangan? Setelah diusut ternyata hal ini disebabkan kehadiran Paket Balon Bupati Flores Timur periode 2017-2022 Jhon Philipus-Beny  Jawan dan massa pendukungnya di rumah Gerindra.

Massa pendukung Jhon-Beny yang datang dari Lewotala, Tanjung Bunga, Sagu, Koli  serta sebagian Solor terlihat begitu antusias dan bersemangat sambil terus meneriakan yel-yel hidup Jhon Philipus, Hidup Beny Djawan hidup Gemohing.

Jhon Philipus-Beny Jawan   yang datang menyerahkan kembali formulir  yang telah diisi beberapa waktu lalu  langsung mendaftarka diri. Proses pendaftarannya   disaksikan Ketua Panitia Pendaftaran Balon Bupati dan Wakil Bupati Maximus Kean, Ketua Dewan Pimpinan Cabang Partai Gerindra Flotim Mathias Ena, Fungsionaris Partai serta simpatisan dan massa pendukung Paket Jhon Philipus-Beny Djawan.

Mathias Ena selaku Ketua DPC Partai Gerindra dalam suasan yang penuh akrab  kepada Paket Balon Jhon Philipus-Beny Djawan menyampaikan rasa bangga, rasa tersanjung dan dihormati  serta ucapan selamat datang dan terimakasih kepada Pak Jhon Philipus dan Beny Djawan serta seluruh massa pendukung dan simpatisan yang hadir.

“Kepada kedua saudara saya yang saya banggakan, selamat datang selamat bergabung dan mari berjuang bersama Partai Gerindra.” Menjadi catatan dari Parta Gerindra adalah bahwa kami merasa sangat tersanjung, merasa sangat dihormati, kami merasa sangat bangga, ketika partai kami yang dipercayakan sebagai sarana, infra struktur para calon untuk gelekat gewayan lewo tanah,” ucapnya.

Menurut Mathias, ketika pak Jhon dan pak Beny hadir disini tentunya pihaknya sudah lebih dulu menginformasikan kepada hirarki partai baik, ditingkat Propinsi maupun di Pusat dan semuanya  memberikan salam hormat kepada keduanya  serta para pendukung yang sudah hadiri di tempat ini.

Lanjutnya, Tentunya perjuangan ini  tidak sampai di sini. Pihaknya  menjalani sebuah proses yang transparan dan semua yang mendafartar nanti disurvey. Ada lembaga yang akan dipilih oleh partai di tingkat pusat untuk mengetahui tingkat kepopularitas dan elektabilitas.

“ Saya berpikir bahwa, Ketika Balon ini datang dengan massa yang begini banyak, akan memudahkan juga tim waktu survey mereka sudah tahu keterkenalan saudara Jhon Philipus dan Beny Djawan dalam menjemput massa akar rumput,” jelasnya.

Sementara itu Jhon Philipus dalam kesempatan yang sama juga mengucapkan terimakasih kepada seluruh pengurus partai, simpatisa dan massa pendukung. “kehadiran bapak-bapak sekalian adalah sebagai wujudnyata untuk mendukung kami dan juga mencintai partai Gerindra. Satu hal yang harus dicatat, bahwa partai Gerindra punya misi perjuangan adalah untuk kaum tani, nelayan dan kami berdua akan berjuang bersama-sama dengan partai Gerindra.

Beny Djawan selaku Balon Wakil Bupati, ketika ditanya Zonalinenews tentang model kepemimpinan seperti apa sehingga bisa memperbaiki dan menaikan pedapatan rakyat lewat hasil produksi tani.

 Beny Djawan pria kelahiran Daniwato-Solor 40 tahun lalu yang sekarang sukses sebagai pebisnis bidang percetakan dan tinggal di kota Jakarta, dengan penuh percaya diri Beny menguraikan secara panjang lebar, tentang bagaimana pola pikir kita menggunakan sistem managamen yang baik dengan konsep rujukan data yang akurat.

“Sebenarnya sederhana sekali. kita harus kuat memiliki data yang akurat. Untuk apa?  Sebagai bahan rujukan untuk mengambil langkah yang tepat secara praktis. Saya cendrung berpikir yang kecil-kecil, tentang bagaimana hasil produksi petani seperti pisang dan kelapa milik masyarakat Flores Timur mempunyai market yang jelas sehingga penghasilan petani juga jelas. Intinya bahwa bagaimana Masyarakat Flores Timur yang dulunya sebagai masyarakat konsumtif kita rubah menjadi masyarakat produktif,”ungkapnya. (*Boney)



TAG