Kondisi Pustu Oepaha

Pustu Oepaha Jadi “Sarang Hantu”

Kondisi Pustu Oepaha

Kondisi Pustu Oepaha

Zonalinenews-Oepaha, Puskesmas Pembantu (Pustu) Desa Oepaha, Kecamatan Nekamese, Kabupaten Kupang sejak pembangunan sampai dengan saat ini, tidak ada satu tenaga kesehatan yang ditempatkan dipustu tersebut. Kondisi ini sudah terjadi belasan tahun, bahkan kepala desa telahdi ganti 3 kali namun pustu tersebut masih kosong dan dianggap masyarakat Oepaha sebagai tempat bersarang hantu. Beberapa tahun lalu, ada tenaga bidan yang ditempatkan di Oepaha, namun setelah bertugas satu bulan bidan tersebut dipindah tugaskan di lain tempat. Dan mulai saat itu, pustu tersebut kosong.

Hal ini disampaikan Marthinus Bois di Kediamannya, Minggu 10   April 2016 sekitar pukul 12. 00 wita.

Dikatakan bahwa, sejak dipindah tugaskan bidan tersebut, masyarakat desa oepaha menuju ke Puskesmas Nekamese untuk meminta tenaga medis namun permintaan tersebut tidak diindahkan oleh kepala puskemas Nekamese. Sehingga, masyarakat Oepaha saat ini mengambil inisiatif untuk diam, ditengah ketiadaan tenaga medis di pustu.

Lanjut Bois, sementara untuk jarak Oepaha menuju Puskesmas Nekamese kurang lebih 9 Km. Bukan saja jarak yang menjadi persoalan tapi letak geografi bentangan alam menuju ke puskesmas nekamese.

Dalam keadaan pasrah, ketika ada masyarakat membutuhkan pertolongan medis maka hidup seutuhnya diserahkan ke tangan Tuhan. Karena, kepada siapa masyarakat Oepaha harus meminta pertolongan. Karena pihak yang berkompeten dalam melakukan penempatan yang diminta juga hanya diam membisu.

“Istilah kasar, ketika sakit menunggu untuk kapan Tuhan mencabut nyawa masyarakat yang sakit tersebut,” tutur Bois.

Kata Bois melanjutkan, untuk berobat, saat ini setiap minggu dikunjungi oleh petugas puskesmas dari nekamese. Ketika kunjungan itulah masyarakat dapat melakukan pengobatan.

Sementara itu, Pjs Kepala Desa Oepaha Frigilius Tiran ketika dikonfirmasi terkait dengan pustu yang ditinggalkan kosong bertahun tahun tersebut membenarkan bahwa selama ini pustu tersebut tidak pernah ditempati petugas kesehatan selama menjalankan fungsi pimpinan desa sementara di Oepaha. Dirinya, menjalani masa PJS sudah 2 kali berturut~turut tapi belum pernah ditempati petugas kesehatan.

Sehingga, dirinya juga telah mengusulkan ke Puskesmas di Nekamese untuk menempatkan seorang petugas kesehatan di pustu Oepaha. Namun, sampai dengan saat ini, belum ada tenaga kesehatan yang ditempatkan.

Bahkan, sebelum dirinya menjabat Pjs Kepala desa, ada dua orang kepala desa. Tapi tidak pernah ditempati oleh petugas kesehatan. Sehingga, masyarakat Desa Oepaha juga telah jenuh untuk mengusulkan tenaga kesehatan yang ditempatkan di Oepaha.

Dikatakan bahwa, karena tidak ada petugas kesehatan yang ditempatkan di pustu tersebut, sehingga,beberapa masyarakat meminta untuk menempati pustu tersebut. Daripada pustu tersebut dibiarkan kosong dan menjadi gedung yang menakutkan. Gedung pustu tersebut dibangun bebebrapa tahun yang lalu, tapi Dinas Kesehatan tidak punya kepedulian dalam menempatkan tenaga kesehatan. (*Paul)