Bupati Kupang saat memberikan sambutan di acara Pelantikan 36 Pejabat di Lingkup Pemerintah Kabupaten Kupang

Mutasi Eselon II Pemkab Kupang Diduga Kuat Ada Intervensi DPRD


Bupati Kupang saat memberikan sambutan di acara Pelantikan 36 Pejabat di Lingkup Pemerintah Kabupaten Kupang

Bupati Kupang saat memberikan sambutan di acara Pelantikan 36 Pejabat di Lingkup Pemerintah Kabupaten Kupang

Zonalinenews, Oelamasi- Mutasi yang dilakukan terhadap  36 Pejabat di Lingkup Pemerintah Kabupaten Kupang diduga kuat ada intervensi dari oknum anggota DPRD. Dugaan disampaiakan sumber informasi terpercaya media ini, Jumat 20 Januari 2016 wita di kantor Bupati Kupang.

Kata Sumber  tersebut , sekitar pukul 17. 00 wita ada beberapa mobil anggota DPRD yang menuju kantor Bupati Kupang. Sampai tempat parkir mobil Bupati Kupang, beberapa anggota DPRD Kabupaten Kupang turun dari mobil, berdialog beberapa saat, kemudian pergi meninggalkan halaman Parkir Kantor Bupati Kupang.

Menurut sumber itu lanjut, kedatangan beberapa oknum anggota DPRD tersebut diduga Kuat ingin bertemu Bupati Kupang, Ayub Titu Eki. Namun, kedatangan beberapa oknum DPRD tersebut tidak bertemu Bupati Kupang sebab Bupati Kupang berada di luar pulau timor.

Dan, Hal tersebut dibenarkan oleh beberapa sumber lainnya di Rumah Jabatan Bupati Kupang, mengatakan bahwa Bupati Kupang berada di Luar Daerah.

” Bapak ada di Surabaya, kemungkinan Besok baru bapak pulang,” ucap sumber itu.

Sementara itu, Salah satu Pejabat eselon II diLingkup Pemkab Kupang yang dimutasi mengatakan bahwa kemungkinan Besar Sekertaris Dewan (Sekwan) Kabupaten Kupang, Mese Ataupah tersingkir dari jabatannya sebagai Sekwan. Mese akan digantikan dengan orang baru.

” Pasti Pak Mese tersingkir dari Sekwan,” ucap Pajabat eselon II tersebut.

Dikatakan lebih lanjut, saat Bupati Kupang, Ayub Titu Eki, Wakil Bupati Kupang, Korinus Masneno dan Sekda Kabupaten Kupang, Hendrik Paut sedang melakukan pertemuan diruang Bupati Kupang guna membahas mutasi di lingkup pemerintah Kabupaten Kupang januari 2017, datang seorang oknum anggota DPRD dan langsung masuk ke ruang Bupati Kupang dan meminta menggantikan posisi sekwan DPRD, dr. Mese Ataupah.

Dugaan Mese tersingkir dari jabatan sebagai Sekwan DPRD Kabupaten Kupang ternyata benar. Saat pembacaan nama-nama Pejabat yang di Mutasi, disebutkan nama dr. Mese Ataupah. Dirinya, semula menduduki posisi Sekwan DPRD   Kabupaten Kupang bergeser menjadi Asistan Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kabupaten Kupang.

Sekda Kabupaten Kupang, Hendrik Paut yang dikonfirmasi usai dilakukan pelantikan pejabat eselon II Lingkup Pemkab Kupang mengatakan bahwa dalam mutasi pejabat eselon II tidak ada intervensi dari pihak manapun termasuk DPRD Kabupaten Kupang.

” Mutasi sudah di lakukan dan ini merupakan rolling,” ucap Paut.

Bupati Kupang, Ayub Titu Eki dalam sambutannya mengatakan bahwa mutasi merupakan sebuah kewajiban karena adanya perubahan struktur kepemimpinan dalam jabatan Kepegawaian sesuai dengan regulasi.

Dikatakan bahwa mutasi yang dilakukan terhadap pejabat eselon II dilakukan dalam bentuk.

” mutasi bentuk pertama adalah pengukuhan kembali pada jabatan yang dipegang sebelumnya. Yang kedua, ialah terjadi pergeseran atau perubahan jabatan dari satu tempat ke tempat lainnya, dilakukan berdasarkan pertimbangan tertentu atau operasional tugas dan tanggungjawab. Dan yang terakhir mutasi karena promosi jabatan,” jelas Eki.(*opos)



TAG