Kerja Bakti

Para Siswa di Kota Kupang Kerja Bakti Bersihkan Sampah

Kerja Bakti

Kerja Bakti

Zonalinenews, Kupang. Sejumlah siswa SD, SMP dan SMA yang tergabung dalam Persatuan Siswa Kristen (PERSISTEN) Kupang melakukan Kegiatan Kerja Bakti membersihkan sampah pada Minggu 19 Maret 2017 pukul 16.00 wita di Lingkungan Jalur Penghijauan Penfui Timur Kecamatan Kupang Tengah Kabupaten Kupang.

Pantauan Zona Line News, siswa yang berjumlah kurang lebih 15 orang itu turun di Lokasi yang banyak didomisili oleh pelajar dan mahasiswa tersebut dan bekerja secara gotong royong, mengangkat sampah yang berserahkan dan dikumpulkan untuk dibakar.

Koordinator Lapangan, Iven Nabunome (16) kepada Zona Line News mengatakan, alasan mereka membersihkan sampah di lingkungan jalur penghijauan adalah bagian dari iman ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa.

“Kami di sekolah dan juga dalam Persatuan Siswa Kristen mengajarkan agar mencintai lingkungan sekitar. Jika lingkungan dibiarkan kotor atau tidak terawat maka kita sebagai umat yang percaya, telah membiarkan dosa itu terjadi,” ucap Iven.

Sampah yang berserahkan di bahu jalan sepanjang jalur penghijauan tersebut juga sebelumnya telah dibersihkan oleh petugas dari Angkatan Udara dan Basarnas NTT. Namun masih terpantau sampah – sampah masih saja berserahkaan di pinggiran jalan saat Kegiatan Kerja Bakhti yang dilaksanakan tersebut. Sampah yang terlihat berupa pelastik – pelastik, kardus, karung – karung.

Menurut Iven, untuk menjaga kebersihan, seharusnya masyarakat sekitar tidak lagi membuang sampah disembarangan tempat. Jika belum ada tempat sampah yang disediakan pemerintah, maka bisa saja masyarakat membuat TPS yang sederhana sehingga bisa mengurangi pencemaran lingkungan sekitar.

Ia juga berharap agar pemerintah Kabupaten Kupang dapat menyiapkan Tempat Pembuangan Sampah (TPS) di sepanjang jalan sehingga tangan – tangan jahil yang suka membuang sampah di sembarang tempat dapat membuang sampah di tempat sampah yang telah disediakan.

Salah satu Pemerhati Lingkungan Imanuel Besituba yang dihubungi melalui telepon selulernya mengatakan bahwa ia sangat kagum dengan aksi adik – adik siswa yang tergabung dalam PERSISTEN itu.

“Ya, anak sekecil mereka saja sudah punya kepedulian terhadap lingkungan. Mereka sudah sangat mengerti apa arti dari hidup dan kehidupan,” ucap Imanuel.

Imanuel juga berharap kepada masyarakat yang berdomisili di sekitar itu agar dapat menjaga lingkungan sekitarnya. Bahkan, jika perlu lakukanlah pemantauan terhadap orang – orang yang selalu membuang sampah di pinggir jalan agar mereka bisa sadar dan tidak lagi melakukan hal yang sama. (*mortal)