Lalu Musti Ali dan Amin Taher

PWPM NTT Apresiasi Kinerja Polres Kupang Terkait Laporan Dugaan Penipuan

Lalu Musti Ali dan Amin Taher

Lalu Musti Ali dan Amin Tahir

Zonalinenews-Kupang, Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah  (PWPM) NTT  mengapresiasikan kinerja penyidik polres Kupang dengan sikap profesianalnya karena  secara bertahap melakukan penyidikan kasus dugaan penipuan yang dialami  oleh Hadi Asbar  mahasiswa Universitas Muhammadiyah Kupang yang dilaporkan oleh PWPN NTT  Rabu 7 Maret 2017.

“ Kami percaya sepenuhnya  kepada Porles Kupang kota melalui penyidik untuk bekerja scara profesional sesuai dengan  tugas dan fungsinya,”demikian diungkapkan  Ketua PWPM NTT, Amir Tahir Ketika dikonfermasi Zonalinenews  Rabu 15 Maret 2017  pukul 13.30 wita terkait laporan PWPM NTT  di Polres Kupang kota  atss kasus dugaan penipuan.

Menurutnya,  PWPN NTT  salut dengan bangga atas kinerja polisi sampai dan  saat ini juga telah menyampaikan hasil  Surat Hasil perkembangan Penyidikan perkara Penipuan  dengan nomor surat SP2HP /142/III/2017/ Reskrim

Polres Kupang Kota sedang melakukan penyelidikan dugaan penipuan dengan terlapor  Wakil Rektor III Universitas Muhammadiyah Kupang Kenedy terhadap Mahasiswa Semester I FKIP Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Hadi Asbar, atas pengaduan yang dilakukan oleh Pimpinam Wilayah Pemuda Muhammadiyah Nusa Tenggara Timur pada Rabu 8 Maret 2017 pukul 13.57 wita dengan laporan polisi bernomor, Laporan Polisi  : STTB/204/III/2017/SPKT Resort Kupang Kota.

“Besok, Polres Kupang Kota sudah bisa melayangkan surat panggilan kepada terlapor untuk dimintai keterangan. Dalam pelaporan, korban dijanjikan mendapatkan beasiswa bidik misi. Namun syarat – syarat yang disebut korban saat pelaporan itu bukan bidik misi tapi beasiswa berprestasi. Kata korban, begitu pernyataan terlapor. Tapi nanti kita dengar dulu terlapor besok,”  Kata Kasat Reskrim Polres Kupang Kota AKP.Lalu Musti Ali Lee kepada wartawan Zona Line News pada Kamis 9 Maret 2017 pukul 14.00 wita di ruangannya.

Sementara itu saat di temui Zona Line News pada Rabu 15 Maret 2017 pukul 14.00 wita di ruangannya, Ali Lee mengatakanm memenuhi surat panggilan untuk dimintai keterangan, Kenedy sedang sibuk sehingga stafnya yang datang untuk antar dokumen pada Rabu 15 Maret 2017.

AKP.Lalu Musti Ali Lee menjelaskan, berdasarkan dokumen tersebut dinyatakan bahwa uang yang diberikan oleh orang tua korban sudah dikembalikan oleh terlapor kepada orang tua korban pada 20 Januari 2017. Dan uang tersebut berdasarkan kesadaran dari orang tua korban, bukan atas permintaan terlapor.

“Tapi nanti kita akan tetap hadirkan terlapor untuk diintrogasi,” ucap Ali Lee.

“Sebenarnya hari ini, namun karena terlapor sibuk. Ia (Rek.Terlapor) minta diundur karena ada sibuk dan stafnya yang antar dokumen. Sehingga karena ia minta undur, maka nanti kita tanyakan siapnya kapan, akan kita jadwalkan ulang untuk dimintai keterangan,” tutup Ali Lee (*mortal)