Minim Fasilitas, UNBK di SMA 2 Gunakan Kertas dan Pensil

Kepsek SMA 2 Kota Kupang Max Nggeolima insert siswa saat mengikuti ujian

Kepsek SMA 2 Kota Kupang Max Nggeolima insert siswa saat mengikuti ujian
Kepsek SMA 2 Kota Kupang Max Nggeolima insert siswa saat mengikuti ujian

Zonalinenews,Kupang,- Minimnya fasililitas  di SMA Negeri 2  Kota Kupang pada kegiatan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) pada hari pertama penyelenggaraan  sangt berdampak  bagi terlaksananya Ujian Nasional berbasis Komputer.

Minimnya fasilitas sarana dan prasarana dibidang pendidikan, khususnya Komputer di  SMA Negeri 2 Kota Kupang  membuat siswa siswa yang mengikuti Ujian Nasional  harus  menggunakan kertas dan pensil (UNKP).

Kepala sekolah SMA Negeri 2 Kota Kupang Drs. Maximillia R. M Nggeolima ,MPd diruang kerjanya Senin 3 April,pukul 10:58 wita. menjelaskan,pada hari pertama SMA Negeri 2 melaksanakan Ujian Nasional menggunakan kertas dan pensil (UNKP) yang disiapkan oleh pihak sekolah.

“Untuk UN ada dua yaitu UNBK berbasis komputer dan UNKP ujian kertas dan pensil,” jelas Max.

Lanjut Max, untuk saat ini SMA Negeri 2 harus menjalani UNPK dikarenakan fasilitas komputer yang dimiliki oleh pihak sekolah belum memadai untuk melaksanakan UNBK dan jumlah peserta yang mengikuti UN sebanyak 506 orang.

Max menambahkan jika jumlah peserta UN sebanyak 506 orang siswa yang melaksanakan UNBK maka dibutuhkan minimal 170 unit komputer untuk proses UNBK tersebut,oleh karena itu kami memilih UNKP yaitu ujian nasional kertas dan pensil.

“Untuk pelaksanaan ujian pada hari pertama tanggal 3 April 2017 yaitu Bahasa Indonesia yang dimulai dari pukul 10:30 wita dan berakhir pada pukul 12:30 wita,untuk proses pengawasan UN diikutsertakan 7 sekolah yakni SMA Mercusuar, SMA Geovani,SMA 9,SMA Muhammadiyah,SMA Sudirman,NCIPS,dan Tunas Bangsa,” jelas Max.

BACA JUGA:   IMASPIKA Gelar Lomba Cerdas Cermat Kimia IX Tingkat SMA

Diwaktu yang bersamaan  Humas SMA Negeri 2 Kupang Yana Mage,S.Pd menjelaskan,ruangan yang digunakan untuk peserta UN sebanyak 28 ruangan yang diawasi oleh dua orang pengawas per ruangannya.

“Untuk proses Ujian Nasional yang dilaksanakan pada hari ini, berjalan baik dan tertib,” ungkap Yana.(*Alden)