MAHASISWA ALOR MENYESAL DAN SEBUT AMON DJOBO TAKUT


Gerson Blegur sedang memberikan materi

Gerson Blegur sedang memberikan materi

Zonalinenews, Kupang. Mahasiswa Alor sesalkan Bupati Kabupaten Alor, Amon Jobo. Penyesalan tersebut berangkat dari Amon Djobo yang tidak menempati janjinya untuk menghadiri kegiatan diskusi publik yang diselenggarakan oleh Front Kebangkitan Mahasiswa Alor dengan tema, Mengurai Dugaan Berbagai Kegagalan Pembangunan Infrastruktur di Kabupaten Alor.

“Kami mahasiswa Alor menyesal sekali dengan ketidakhadiran bupati,” kata Pengurus Harian Kerukunan Mahasiswa Nusa Kenari (Kemanuri), Erson Atamau kepada Zona Line News, pada Kamis 11 Mei 2017 pukul 17.00 wita di tempat diskusi berlangsung, Aula Serba Guna Asrama Pemda Alor, Jl. Alfa Omega, Penfui Kupang.

“Seharusnya bapak bupati Amon Jobo hadir karena kami telah memberikan surat satu minggu sebelum kegiatan berlangsung. Suratnya tanggal 3 Mei dengan jadwal kegiatan tanggal 11 Mei. Surat tersebut sudah didisposisi, namun ia sendiri tidak hadir. Saat kami konfirmasi, kata dia, ada utusan Pemda ke sini. Tapi kami tunggu – tunggu karena tidak datang maka kami memulai saja diskusinya tanpa bupati, “lanjut Erson Atamau.

Dijelaskam Erson, tujuan mahasiswa menghadirkan bupati adalah agar ia mengklarifikasi segala dugaan yang saat ini ditujukan kepadanya.

“Daripada kita ribut – ribut di media sosial, lebih baik kita buat forum mulia seperti ini agar bupati bisa mengklarifikasi. Ternyata bupati tidak hadir. Itu yang kami sesalkan, ” ucap Erson.

Sehingga menurut Erson, Amon Jobo telah gagal dalam membawa masyarakat menuju kesejahteraan melalui program Gema Mandiri, sehingga dengan kegagalan itu ia takut menhadiri undangan diskusi mahasiswa Alor.

Sementara itu Ketua Tim Investigasi dugaan Proyek Pembangunan Infrastruktur yang gagal, Gerson Blegur menyampaikan setelah dipaparkan hasil temuan kepada mahasiswa, hasil investigasi akan dibawakan ke ranah hukum dan setelah direspon oleh aparat penegak hukum maka akan dilanjutkan dengan pembakaran seribu lilin untuk RIP Kabupaten Alor. (*mortal)