40 Tahun Berpisah, Alumni SDK Putra Kupang Gelar Reuni

Reuni Alumni SDK Putra Kupang Angkatan 1968 - 1995

Reuni Alumni SDK Putra Kupang Angkatan 1968 – 1995

ZONALINENEWS.COM – KUPANG, Alumni Sekolah Dasar Katolik (SDK) Putra angkatan tahun 1968-1995 mengadakan reuni selama selama dua hari dari tanggal 21-22 September 2017. Pada hari pertama kegiatan, alumni yang berjumlah 45 orang, melakukan anjangsana ke Desa Fatuleu, Kecamatan Fatuleu Kabupaten Kupang, untuk mekakukan penghijauan dengan menanam bermacam jenis pohon di Gunung Fatuleu, dan  Puskesmas Fatuleu.

Ketua Panitia Reuni Alumni SDK Putra Angkatan 1968-1995, Ahmad S. Buang kepada wartawan di Kediaman Salah satu alumni, Zeyto Ratuarat, Kamis 21 September 2017. Ahmad mengatakan, reuni ini sebagai bentuk Temu Kangen para alumni SDK Putra I Kupang 1968-1995, yang sudah berpisah selama puluhan tahun. Selain itu kegiatan ini merupakan bagian dari jalinan silaturahmi para alumni. “Kami Sengaja buat reuni SD, karena selama ini Reuni hanya untuk SMA dan SMP. sedangkan untuk SD tidak pernah ada. Kegiatan sebagai melepas rasa rindu, karena terpisah akibat kesibukan,” katanya.

Menurutnya, gelaran reuni untuk alumni SDK Putra I, 1968-1995, ketika SDK Putra I, dipimpin oleh Kepala sekolah,  Frans Nuka. Dan pada kesempatan para alumni juga mengundang tiga guru lainya, Bapak Yos Lau, Ibu Yuliani Rasi, dan Ibu Martina Karens. Ia juga mengaku selain kegiatan angjangsana, para Alumni akan mengadakan berbagai macam kegiatan Lomba, pada Jumat (22/9). Kegiatan lomba yang diadakan berupa lomba lari Sprint 100 meter, pertandingan sepak bola eksebhisi yang melibatkan seluruh Alumni. Setelah kegiatan lomba tersebut. Para alumni akan memberikan bantuan buat SDK Don Bosko I, berupa 8 unit kamera CCTV yang akan dipasang pada sekolah tersebut.

Pada kesempatan itu, salah satu Guru yang dilibatkan pada kegiatan reuni, Ny.Yuliani Rasi Bangga karena murid -murid mau mengumpulkan para guru untuk kegiatan reuni dan temu kangen. “Saya Bangga karena murid-murid  tidak melupakan guru mereka, padahal sebagian besar dari mereka sudah menjadi orang besar, ada yang sudah pejabat, Anggota DPRD Kota Kupang, pengusaha,  dosen, Pastor, Polisi. Ini merupakan kebanggan besar bagi kami para Guru karena yang telah mendidik mereka,” ujarnya.

Pada kesempatan itu, Ny Yuliana juga mengungkapkan bagaimana mendidik para muridnya dijaman itu. Menurutnya, para Guru SD pada jaman itu butuh kesabaran elkstra dalam mendidik, sebab rata-rata mereka mengajar anak didik mereka dari nol. Banyak dari mereka ketika masuk sekolah tidak bisa membaca, dan tulis sehingga para mengajar mereka mulai dari nol. “Saat itu belum ada TK, sehingga kami membimbing mereka dari nol. Namun buah jerih payah kami tidak sia-sia karena saat ini mereka semuanya telah menjadi orang besar. Dan itu merupakan kebanggan buat kami. Kegiatan ini juga membuat kami terharu, karena selama ini gelaran reuni hanya untuk SMP dan SMA, tapi mantan murid-murid saya membuat kami bangga dengan kegiatan ini. Terima kasih anak-anaku,” kata Yuliana.

Sementara itu beberapa Alumni Seperti, AKP, Jhoni Simon, Pater Beni Ratuwalu, SVD, yang merupakan Pastor di Gereja Santo Petrus Batam, Riau, Zeyto Ratuarat, Anggota DPRD Kota Kupang,  Dr. A. Anton Lie, SE, MM jabatan Head of Directorate Human Capital & General Amd ( Amd tu administrasi bapa), sekaligus Dosen UI,  mengaku sangat senang dengan kegiatan reuni ini. Menurut mereka, kegiatan reuni sengaja dilakukan untuk memprtemukan kemlbali para alumni, sekaligus mempererat silaturahmi diantara para alumni. “Selama ini kami sering bertemu tidak lagi saling kenal, karena sudah puluhan tahum tidak pernah ketemu. Bahkan ada yang sudah 40 tahun tidak pernah bertemu. Namun momen ini mempertemukan kembali dan kami semua sangat senang,” ungkap Zetyo.

Beberapa Alumni juga mengaku bahwa ketika mereka mendapat undangan reuni ini, mereka langsung mengambil cuti untuk sekedar bereuni sambil mengenang masa-masa indah ketika awal mereka mengenal bangku sekolah. (*hayer)