BUPATI TTU PANEN RAYA DI KEBUN KAUM MUDA

Panen Raya

Panen Raya

Zonalinenews, Kefamenanu. Kelompok Tunas Muda Green Skills Project yang merupakan kelompok dampingan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Gerbangmas, gelar Panen Raya pada Rabu 13 September 2017 pukul 09.00 wita di Desa Oabikase, Kecamatan Insana Barat Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU).

Pantauan Zona Line News, kelompok dampingan LSM yang bermitra dengan Plan International Indonesia dan menjalankan Program Implementation Area Timor ini mempercayakan panen secara simbolis kepada Bupati Timor Tengah Utara (TTU) Raymundus Fernandes.

Kelompok Tunas Muda di DesaOabikase, kecamatanInsana Barat Kabupaten TTU ini, telahmengembangkanlahanhingga 9 Ha denganjumlahanggotakelompoksebanyak 19 orangyang mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) TTU dalam hal ini Dinas Pertanian TTU, Dinas pangan, yang semua instansi terkait yang tergabung dalam Komite Inovasi Green Skill Kabupaten TTU dan juga Bank NTT.

Raymundus Fernandes dalam sambutanya menyampaikan, ucapan terima kasih yang mendalam kepada Plan International Indonesia dan Gerbang Mas sebagai mitra implementasi yang terus memotivasi masyarakat terutama kaum muda dalam melakukan kegiatan bertani.
“Kegiatan ini harus menjadi contoh bagi masyarakat dalam hal mengembangkan pertanian hortikultura yang ramah lingkungan. Saya tantang kelompok ini tahun depan (2018) untuk mengembangkan lahan hingga 20 Ha dan saya akan berikan 5 (lima) cultivaror (traktor tangan),” ucap Ray.

“Saya juga berharap Dinas Pertanian TTU harus segera membuat lahan percontohan berupa kebun dinas seperti ini sehingga bisa menjadi contoh di TTU. Semua tenaga pertanian yang sudah kita kirimkan untuk belajar ilmu pertanian, baik S1, S2 dan keahlian lainnya serta yang sudah selesai sekolah, silahkan mulai bergerak untuk melayani masyarakat,” lanjutnya.

Dalam kesempatan yang sama, Field Sponsorship Manager Plan International Indonesia Program Implementation Area Timor, yang diwakili oleh Green Skills Project Manager, Mexy Nenobais mengatakan, kegiatan Panen Raya merupakan pembuktian dari hasil penerapan Modul Generik dan Teknikal Green Skills, yang terdiri dari beberapa bagian pembelajaran. Yaitu dimulai dari melatih petani melakukan analisa usaha, analisa pasar dan mengajarkan petani untuk mengakses modal untuk pengembangan usaha sehingga menaikkan pendapatan petani.

Lanjut Nenobais, petani juga diajarkan untuk bertani dengan teknologi tepat guna yang ramah lingkungan dan beradaptasi terhadap perubahan iklim yang harus menggunakan pupuk organik.

“Panen Raya kali ini menghadirkan berbagai jenis tanaman sayuran dan buah, diantaranya kol, labu golden mama, labu lokal, ketimun jepang, semangka non biji dan melon. Semua jenis sayuran dan buah yang dibudidayakan oleh kelompok tunas muda merupakan tanaman organik. Sehingga sangat baik untuk kesehatan,” ucapnya.

Senior Program Officer LSM Gerbang Mas Yonris Sabuna saat Panen Raya mengatakan, Desa Oabikase memiliki potensi lahan yang sangat bagus sehingga untuk menjawab tantangan yang diberikan oleh Bupati TTU.

“Saya siap mendukung semua tahapan mulai dari persiapan lahan hingga pemasaran dan bahkan sampai pada akses modal yang saat ini sudah berjalan bersama Bank NTT,” lanjut Yonrid.

“Untuk panen tahun ini, bisa mencapai 408 Juta Rupiah dari hasil lahan seluas 9 Ha,” ucapnya. (*mortal)

 

iklan expreso