DPRD Kota Kupang Minta Kejaksaan Periksa Hasil Pekerjaan Jalan PT. UKB

foto Anggota DPRD Kota Kupang Maria A. salouw dilokasi pekerjaan jalan PT. UKB

foto Anggota DPRD Kota Kupang Maria A. salouw dilokasi pekerjaan jalan PT. UKB

ZONALINENEWS.COM – KUPANG, Dinilai kualitas kontruksi buruk pada pekerjaan jalan aspal hotmix yang dikerjakan oleh PT. Usaha Karya Buana (UKB) di Jalan H.O.S. Cokroaminoto, dan Jalan Bung Tomo Rt 20 Kelurahan Kelapa Lima, Kecamatan Kelapa Lima Kota Kupang Anggota Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Kupang minta pihak penegak hukum dalam hal ini pihak Kepolisian atau Kejaksaan melakukan pemeriksaan material terhadap pekerjaan tersebut. Hal ini disampaikan Anggota Komisi III DPRD Kota Kupang Maria A. Salouw kepada wartawan di gedung DPRD Kota Kupang, Selasa 20 September 2017 sekitar pukul 13.30 wita usai Komisi III melakukan pemantau  dilokasi proyek tersebut .

Menurutnya, pekerjaan tersebut harus dilakukan pemeriksaan oleh tim Kepolisian atau Kejaksaan karena pekerjaan tersebut yang baru selesai dikerjakan seminggu yang talalu , namiun kini sudah rusak. “Pekerjaan jalan ini kualitasnya sangat buruk karena cara pengilasan aspal yang yang kurang baik dan ketabalan aspal yang tipis sehingga  aspal mudah terkelupas dari material dasar agregat A,” kata Maria.

Diakatakan, ketebalan pekerjaan jalan aspal hotmix tersebut tidak merata antara bagian bibir jalan dan badan jalan. “Jadi pekerjaan ini kalau tidak langsung dilakukan perbaikan maka lama kelamaan akan rusak belih banyak lagi. Karena ketika kita Komisi III turun dilokasi itu ketika saya coba untuk cabut material aspalnya  mudah terangkat dari materian dasar agregat A. Ini membuktikan kuallitas pekerjaan sangat buruk sehingga pekerjaan ini layak dilakukan pemeriksaan oleh Kejaksaan,” ungkap Maria.

Ia menilai pekerjaan tersebut juga dilakukan tidak sesuai dengan isi dalam kontrak kerja, karena tersebut seharusnya dilakukan pekerjaan beton di bagian bahu jalan. “Pekerjaan ini sudah tidak sesuai dengan apa yang tertera dalam kontrak karena pekerjaan ini saya rasa sudah selesai dikerjakan. Tetapi ketika pekerjaan jalan ini sudah rusak salah satu staf dari Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Kupang yang ikut Mendampingi Komisi III melakukan pemantauan jalan baru mengatakan bahwah pekerjaan tersebut ada pekerjaan betol dibahu jalan tetapi belum dikerjakan. Kalau memang jalan ini ada pekerjaan beton pada bahu jalan kenapa tidak dikerjakan sekalian tetapi dibiarkan begitu saja. Fungsi dari pekerjaan beton dibagian bahu jalan itu agar menahan aspal dibagian bibir jalan itu sehingga tidak mudah terlepas ketika dilintasi kendaraan. Dengan tidak adanya pekerjaan beton dibahu jalan ini membuat asapal dibibir jalan gampar terlesas seperti saat ini,” papar Maria.

Sementara itu salah satu staf Bina Marga Dinas PU Kota Kupang Dedy Fantu yang ikut mendampingi Komisi III megakui pekerjaan jalan aspal hotmix tersebut oleh PT. UKB sangat tipis. “Memang jalan ini sangat tipis dan pekerjaan ini juga pekerjaan beton dibahu jalan belum dilakukan,” ungkapnya.

Pihak Direktur PT. UKB Rudy yang dihubungi wartawan melalui telopon selulernya untuk dilakukan konfirmasi tidak bisa temui karena berada di luar daerah. “Saya masih di luar dareah kemungkinan minggu depan saya sudah pulang,” jelasnya. (*hayer)