Pengendalian Banjir Sungai Perbatasan RI – RDTL Dikerjakan Secara Multiyars


foto PPK Sungai Pantai I Satuan Yohanes Harapan

foto PPK Sungai Pantai I Satuan Yohanes Harapan

ZONALINENEWS.COM – ATAMBUA, Sebagai upaya penanggulangan masalah banjir dalam bentuk pengendalian daya rusak air maka pemerintah melalui Kementrian Pekerjaan Umum Ditjen Sumber Daya Air, Balai wilayah Sungai (BWS) Nusa Tenggara II melakukan kegiatan pekerjaan pengendalian banjir di sungai perbatasan RI – RDTL yang berlokasi di sungai Malibaka, Kecamatan Lakamen Kabupaten Belu Nusa Tenggra Timur (NTT). Proyek pekerjaan yang akan dilakukan oleh PT. Adi Jaya Lima Perdana ini sepanjang  5 Kilo Meter dengan mengunakan anggara yang bersumber dari dana  Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) tahun anggara 2017-2018 senilai Rp. 89.057.900.000,-. “Sejak tanggal 4 Agustus 2017 kemarin pekerjaan ini sudah bisa dikerjakan,” kata PPK Sungai Pantai I Satuan Kerja (Satker) Jaringan Sumber Air Nusa Tenggara II Provinsi NTT Balai Wilayah Sungai (BWS) Nusa Tenggara II Yohanes Harapan kepada wartawan diruang kerjanya, Jumat 29 September 2017 sekitar pukul 10.30 wita.

Menurutnya, kajian banjir yang terjadi pada 2011 lalu mengenagi wilayah Kecamatan Lamakmen yang berbatasan langsung dengan Distrik Bobonari RDTL. “Dampak dari banjir pada tahun 2011 lalu yang mengakinatkan akses jalan dari ke kota Atambua terputus. Kondisi ini mengakibatkan harga bahan kebutuhan pokokn meningkat 50% – 75%,” ungkap Yohanes.

Ia mengatakan, berdasarkan hasil stdi detail pengendalian banjir sungai Malibika TA. 2016 menunjukan  Morfologi Sungai berada pada wilayah dataran rendah yang membentuk aliran memanjang. “Secara genetik, litologi daerah aliran sungai merupakan endapan aluvial yang berdiri atas lempung, lanau, metamorf, gamping dan pasir dengan bentuk relatif membuat dan berukuran  kerikir bongkah,” jelas Yohanes.

Ia menjelaskan, pekerjaan pembagunan sarana / prasarana pengendalian banjir sungai Sungai Malibaka tersebut saat ini telah dilakukan pekerjaan pemebersihan lokasi untuk pekerjaan galian. “Pekerjaan ini multi years. Jadi anggarannya sudah ada tapi kerjanya bertahap sampai dengan tahun 2018 nanti,”ujar Yohanis. (*hayer)



TAG