Progres 67 Persen, Jalan Teres – Panite Ditargetkan Bulan November Rampung


foto PPk 3.3 SoE batas Kota Kefamenanu Fras Toda

foto PPk 3.3 SoE batas Kota Kefamenanu Fras Toda

ZONALINENEWS.COM – OELAMASI, Progres proyek pekerjaan pembagunan jalan  Teres – Panite di Kecamatan Amarasi  Selatan Kabupaten Kupang Nusa Tenggara Timur (NTT) sepanjang 9 Kilo Meter yang dikerjakan oleh PT. Aria Jaya Raya dengan janka waktu pelaksana selama 210 hari kalender sejak 4 April 2017 lalu telah mencapai 67 persen. Pekerjaan lanjutan tahap tersebut yang bersumber dari dana APBN tahun anggaran 2017 sebesar Rp. 42. 701. 007.000,- ditargetkan akan rampung  bulan November mendatang sesui kontrak kerja. “Progres pekerjaan ini sudah mencapai 67 persen tetapi kerkerjaan ini sendiri mengalami minus 8 sehingga rencana kita saat ini harus sudah mencapai progress 71,52 persen sedikit terhambat dengan masalah pengaspalan.” kata PPK 3.3 SoE batas Kota Kefamenanu Balai Pelaksana Jalan Nasioanl (BPJN) X Kupang Frans Toda kepada wartawan dilokasi proyek, Rabu 13 September 2017 sekitar pukul 10.30 wita.

Menurutnya, Pekerjaan jalan tersebut sepanjang 9 Kilo Meter sesuai kontarak kerja yang dilakukan pekerjaan pengaspalan sepanjang 4 Kilo Meter sedangkan 5 Kilo Meter lainya hanya dilakukan pekerjaan Garde Operecio (GO) atau pekerjaan penimbunan urugan pilihan (Urpil). “Jadi pekerjaan ini kita hanya aspal sepanjang 4 Kilo Meter saja selanjutnya hanya dilakukan pekerjaan GO. Maka apa bila minggu depan pelaksaan pekerjaan aspal ini kita sudah lakukan dengan target selama dua minggu pekerjaan  selesai, maka dengan sendirinya progres akan  meningkat menjadi 71,52 persen, karena volume pekerjaan aspal sangat tinggi yakni 12 persen,” ungkap Frans.

Pekerjaan jalan ini dengan keseluruhan 11 Meter,  dengan memiliki  pekerjaan pelengkap berupa bahu jalan, saluran, pasangan tembok penahan dan tujuh buah deker tersebut  menggunakan Box Cover sempat mengalami  kendala beberapa waktu lalu karena kekurangan tenaga kerja yang disiapkan oleh perusahaan peleksana. Namun,  Kata Frans kendala tersebut bisa diatasi secara cepat dengan dilakukan penambahan buru tenaga kerja.

“Pekerjaan ini kita sempat kendala dengan tenaga kerja. Tetapi setelah kita lakukan penambahan tenaga buru kerja pekerjaan ini sekarang kita sudah masuk pada tahap penimbunan Agregat A,” papar Frans.

Ia menambahkan, dengan adanya penambahan tenaga buruh,  pekerjaan akan selesai tepat waktu sesuai dengan isi kontrak kerja, dengan masa berakhir pekerjaan  tanggal 27 November 2017 . “Kita sangat yakin pekerjaan ini selesai tepat waktu yang sudah ditentukan dalam kontrak kerja. Sehingga di bulan November itu juga pekerjaan ini kita sudah bisa lakakukan Provisional Hand Over(PHO),” ujar Frans. (*hayer)

iklan expreso



TAG