Pilkada NTT 2018, Paket Esthon-Cris Harus Menang di Kabupaten Alor

Ibrahim Imang

Ibrahim Imang

Zonalinenews, Kupang. Menghadapi Pemilukada Nusa Tenggara Timur Tahun 2018 mendatang, Koordinator Wilayah Pemenangan Pemilukada Alor/Nusa Tenggara Timur Paket Esthon-Cris, Haji Ibrahim Imang berharap masyarakat di Kabupaten Alor tetap mempertahankan dan meningkatkan hasil perolehan suara untuk Calon Gubernur Nusa Tenggara Timur Esthon Foenay pada Pemilukada NTT tahun 2013 lalu.

Hal itu disampaikannya kepada wartawan pada sela – sela acara ritual adat Paket Esthon-Cris, Jumat 06 Oktober 2017 pukul 17.00 wita di Rumah Sonaf milik Esthon Foenay (Situs Kebudayaan Indonesia), Oepura, Kupang.

Dijelaskannya, berdasarkan laporan hasil riset pemilu KPU Kabupaten Alor melalui website www.alorkpu.com, pada Pemilihan Gubernur Nusa Tenggara Timur Putaran I dan II di Kabupaten Alor, jumlah DPT sebanyak 122.412.

“Dari 122.412 DPT di Alor Pemilukada NTT Tahun 2013, perolehan suara untuk Pak Eston sebesar 73%. Itu artinya Pak Eston menang di Alor dalam Pemilukada NTT Tahun 2013 lalu. Ini harus dipertahankan dan ditingkatkan,” ucapnya.

Lanjut Imang, jika pada Pemilukada NTT 2018 mendatang, Paket Esthon-Cris mendapatkan perolehan suara di atas 73%, maka Esthon Foenay sesungguhnya menang di Kabupaten Alor. Namun, jika Paket Eston-Cris mendapatkan perolehan suara di bawah 73%, maka Eston Foenay telah kalah di Alor.

Sehingga Haji Ibrahim Imang berharap, masyarakat yang memiliki hak suara di Kabupaten Alor untuk menjadi suara penentu Esthon Foenay yang berada di dalam Paket Esthon-Cris.

Esthon Foenay sendiri menurut Ibrahim Imang adalah seorang tokoh di Nusa Tenggara Timur yang tidak pernah memandang masyarakat NTT dari suku, agama, ras dan antar golongan.

“Pak Esthon adalah sosok yang merangkul semua suku, agama, ras dan antar golongan. Sehingga Pak Eston diharapkan menang di Kabupaten Alor,” tutup Imang. (*mortal)


TAG