Semua ASN Diwajibkan Test IVA Untuk Deteksi Dini Kanker

foto Kepala Bidang Penanggulangan Penyakit, Dinas Kesehatan Kota Kupang, Sri Wahyuningsih

foto Kepala Bidang Penanggulangan Penyakit, Dinas Kesehatan Kota Kupang, Sri Wahyuningsih

ZONALINENEWS.COM – KUPANG, Untuk mencegah secara dini penyakit Kanker Serviks dan Kanker Payudara, Walikota Kupang Jefri Riwu Kore akan mengeluarkan instruksi kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) bersama keluarga, dilingkup pemerintah Kota Kupang  untuk wajib menjalani test IVA. Sesuai rencana  instruksi tersebut akan dikeluarkan pada senin (16/10/2017) mendatang. “Pada bulan Oktober Pemerintah pusat telah menetapkan sebagi Bulan Kanker, sehingga kami dari dinas kesehatan sudah berkoordinasi dengan Walikota Kupang, dan pada tanggal 16 mendatang, Walikota Kupang akan mengeluarkan instruksi bagi semua ASN untuk melakukan test IFA,  “kata Kepala Bidang Penanggulangan Penyakit, Dinas Kesehatan Kota Kupang, Sri Wahyuningsih kepada wartawan, usai mengikuti kegiatan Sosialisasi Deteksi Kanker, Bekerja sama dengan Kejaksaan Negeri Kupang,  Organisasi Aksi Solidarotas Era Kabinet Kerja (Oase), dan Dinkes Kota Kupang, di Puskesmas Bakunase, Rabu 11 Oktober 2017.

Menurutnya, Kanker serviks atau yang disebut juga sebagai kanker mulut rahim merupakan salah satu penyakit kanker yang paling banyak ditakuti kaum wanita. Berdasarkan data yang ada, dari sekian banyak penderita kanker di Indonesia, penderita kanker serviks mencapai sepertiga nya. Dan dari data WHO tercatat, setiap tahun ribuan wanita meninggal karena penyakit kanker serviks ini dan merupakan jenis kanker yang menempati peringkat teratas sebagai penyebab kematian wanita dunia. Untuk itu, pemerintah merasa perlu melakukan pendeteksian secara dini terhadap penyakit tersebut, Sebelum penderita mencapai stadium yang tinggi. “Penyakit Kanker Serviks ada obatnya, sehingga masyarakat perlu melakukan pemeriksaan secara dini, agar mudah pengobatannya. Kalau dibiarkan dan sampai pada stadium tertentu, maka resiko terburuknya adalah meninggal dunia,” kata Sri.

Lanjutnya, Kanker serviks menyerang pada bagian organ reproduksi kaum wanita, tepatnya di daerah leher rahim atau pintu masuk ke daerah rahim yaitu bagian yang sempit di bagian bawah antara kemaluan wanita dan rahim. Penyebabnya diakibatkan  kebiasaan hidup yang kurang baik juga bisa menyebabkan terjangkitnya kanker serviks ini. Seperti kebiasaan merokok, kurangnya asupan vitamin terutama vitamin c dan vitamin e serta kurangnya asupan asam folat. Kebiasaan buruk lainnya yang dapat menyebabkan kanker serviks adalah seringnya melakukan hubungan intim dengan berganti pasangan, melakukan hubungan intim dengan pria yang sering berganti pasangan dan melakukan hubungan intim pada usia dini. Bahkan melakukan hubungan intim pada usia 16 tahun bahkan dapat meningkatkan resiko 2 kali lebih tinggi   terkena kanker serviks.

Sebelumnya, Ketua Tim Penggerak PKK Kota Kupang, Ny.Hilda Riwu Kore Manafe pada acara Launching pencegahan penyakit kanker serviks dan kanker payudara se-NTT di Lippo Plaza menghimbau , ibu – Ibu di Kota Kupang harus aktif melakukan pemeriksaan dini kanker serviks dan payudara, karena Kanker Servick menjadi penyebab kematian terbanyak bagi perempuan Indonesia.

Selain itu, Istri Orang nomor satu di kota Kupang tersebut mengatakan akan mengajak pegawai Aparatur sipil negara (ASN) di lingkup pemerintahan Kota Kupang lakukan pemeriksaan dini kanker serviks dan payudara.

Hilda mengharapkan agar seluruh kaum wanita di Kota Kupang lebih waspada terhadap penyakit ini. Ia melanjutkan, Kaum Wanita di Kota Kupang bisa melakukan beberapa langkah pencegahan. pencegahan yang mudah bisa dimulai dengan memenuhi asupan gizi yang dibutuhkan tubuh serta menjaga kebersihan area kewanitaan. “Kebiasaanburuk seperti merokok juga sebaiknya dihentikan. Selain itu, memiliki pasangan seksual cukup satu saja” Ujar Ibu Wali Kota . (*hayer)