Tim Demosili Kodim 1625 Ngada Keluarkan Jurus Rakit Peledak Inprovisasi

AtraksiZonainenews, Ngada – Kemampuan Prajurit TNI di segala bidang patut diacungi jempol. Pada upacara HUT TNI ke 72 di Kabupaten Ngada Pulau Flores, Prajurit TNI 1625 Ngada mengeluarkan sejumlah kemampuan terbaik kepada masyarakat, sebagai atraksi kebolehan dan kesanggupan Prajurit TNI dalam menjaga ketahanan teritori negara.

Disaksikan media ini di Kota Bajawa Kabupaten Ngada Pulau Flores, NTT, selain upacara Apel Kenegaraan dan atraksi bela diri yang dipersembahkan dalam memperingati Hari Tentara Nasional Indonesia, para Prajurit juga menampilkan simulasi pembebasan sandera dalam tempo reaksi kilat dan cepat. Atraksi unit reaksi cepat dalam melumpuhkan musuh yang dipamerkan para Prajurit TNI dan disaksikan warga masyarakat, mendapat sorakan dan tepuk tangan dari para pelajar dan warga masyarakat yang menyaksikan langsung dari jarak dekat.

Gemuruh sirene sebagai tanda kejadian dan aksi buru sergap yang ditampilkan oleh para Prajurit TNI juga menciptakan adrenalin tersendiri kepada segenap penonton. Simulasi operasi penyelamatan kilat kali ini mengangkat narasi kelompok teroris atau pembajak menyandera seorang Bendahara Keuangan lalu dijadikan tawanan dengan system penjagaan berlapis, senapan laras panjang. Meski demikian, aksi penyelamatan sandera dengan mengutamakan kecerdasan taktik perang senyap dan ketepatan regu Prajurit TNI, tawanan berhasil diselamatkan dan tanpa jatuh korban jiwa dari regu penyelamat TNI 1625 Ngada Flores.

Usai penyelamatan tawanan, unit khusus TNI bergerak cepat melakukan aksi pembersihan tempat kejadian dengan menempatkan bom berjenis ringan dari bahan peledak improvisasi hasil rakitan Tim Demosili Kodim 1625 Ngada sebagai pamungkas serang sapu bersih.

Simulasi penyelamatan tawanan ini mendapat sambutan meriah warga masyarakat yang memadati seluruh sisi Lapangan Kartini Kota Bajawa Flores. (*wrn)


TAG