Bupati Marsel Resmikan Kantor Dinas P dan K Kabupaten Ende

Bupati Ende Ir. Marselinus Y. W. Petu memukul gong saat meresmikan Kantor Dinas P dan K Kabupaten Ende.

Bupati Ende Ir. Marselinus Y. W. Petu memukul gong saat meresmikan Kantor Dinas P dan K Kabupaten Ende.

Zonalinenews-Ende,- Bupati Ende Ir. Marselinus Y. W. Petu pada, Rabu 29 November 2017 meresmikan kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dinas P dan K) Kabupaten Ende. Peresmian kantor yang terletak di jalan Soekarno Kota Ende itu ditandai dengan pemukulan gong sebanyak lima kali oleh Bupati Marsel.

Dalam sambutannya, Bupati Marsel mengatakan, pembangunan gedung kantor Dinas P dan K Kabupaten Ende memiliki sejarah yang sangat panjang. Sejarah pembangunan kantor bupati sebut Marsel, dimulai dari kebakaran kantor tersebut beberapa tahun silam, kemudian pembangunan yang tersendat-sendat sampai dengan proses peresmian.

” Kita mesti kembali ke belakang. Pembangunan yang bertahun-tahun. Dari kebakaran, kemudian pembangunan yang tersendat-sendat,” ungkap Marsel.

Marsel mengatakan, pembangunan gedung kantor Dinas P dan K Kabupaten Ende dianggarkan melalui mekanisme pides pikel. Dengan pembangunan gedung kantor tersebut, maka wajah pendidikan di Kabupaten Ende telah berubah.

” Dari Pides kita bisa bangunan ini. Mau atau tidak mau, suka atau tidak suka, kita harus bangun kantor ini karena Kantor Dinas P dan K adalah wajah pendidikan kita,” ujarnya.

Marsel menambahkan, kantor Dinas P dan K Kabupaten Ende dalam prespektif pendidikan adalah wajah Bupati. Karena kantor Dinas P dan K adalah wajah Bupati maka bagi guru-guru, sekolah adalah wajahnya.

” Sama seperti guru-guru bahwa wajah sekolah adalah wajahmu. Wajah sekolah adalah wajah kepala sekolah,” ujarnya.

Keluar Dari Zona Merah

Dalam kesempatan yang sama Marsel mengatakan, sebagai bupati dirinya merasa bangga dengan kinerja para guru disemua tingkatan pendidikan di Kabupaten Ende. Kebanggaan tersebut menyusul pencapaian kelulusan yang mencapai 100 persen.

Namun pencapaian kelulusan tegas Marsel harus didukung dengan perolehan nilai yang baik. Dengan perolehan nilai yang baik, maka ada keseimbangan dalam proses pendidikan di Kabupaten Ende.

” Saya selaku Bupati bangga kalau misalnya kelulusan kita 100 persen. Tapi apa yang mau dibanggakan seorang Bupati kalau nilai tidak baik. Jadi nilainya juga harua baik. Itu berarti ada keseimbangan dalam pendidikan kita,” ujar Marsel.

Berdasarkan hasil pemetaan pendidikan untuk jenjang SD dan SMP jelas Marsel, hasil UN SMP dan US SD masih pada peringkat menengah ke bawa dengan klasifikasi nilai c dan d. Dengan klasifikasi yang ada sebut Marsel, Kabupaten Ende berada pada zona merah.

” Oleh karena itu kita harus segera cari jalan keluar untuk keluar dari zona merah ini,” pintah Marsel.

Menurut Marsel, selama ini semua pelaku pendidikan di Kabupaten Emde sudah bekerja secara maksimal. Namum mungkin kinerja belum ditingkatkan secara baik.

” Ditahun 2018 saya minta supaya selain kelulusan 100 persen, juga perhatikan kualitas nilai peserta UN sehingga kita bisa keluar dari zona merah,” ujar Marsel. (*Tommy)

UD Empat Putri