KAHMI NTT Doa Bersama Gelar Pahlawan Prof.Lafran Pane

Foto bersama Ketua DPRD NTT Anwar Pua Geno dan KAHMI

Foto bersama Ketua DPRD NTT Anwar Pua Geno dan KAHMI

Zonalinenews, Kupang. Majelis Wilayah Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Nusa Tenggara Timur dan Ratusan Kader Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Kupang menggelar tasyakuran dan doa bersama atas ditetapkannya pendiri HMI Prof. Drs.Lafran Pane sebagai pahlawan nasional oleh Presiden RI Joko Widodo, Selasa 7 November 2017.

Kegiatan tersebut di awali dengan yasinan bersama yang dipimpin langsung H. Anwar Pua Geno, SH, Mantan Ketua HMI Cabang Kupang sekaligus Ketua DPRD NTT bersama seluruh keluarga besar HMI Cabang Kupang dan Warga KAHMI NTT dilanjutkan dengan testimoni Kader HMI dan KAHMI tentang Eksistensi HMI masa lampau, sekarang dan yang akan datang kemudian diakhiri dengan Doa bersama oleh H. Mustafa Abdurrahman, Mantan Ketua HMI Cabang Kupang periode 1985-1986 di Graha Insan Cita Flobamora (GICF) Kupang, 9 November 2017 pukul 20.00 wita.

Dijelaskan Anwar bahwa Lafran Pane diketahui dalam sejarah perjuangan HMI sebagai tokoh pemrakarsa berdirinya Organisasi Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) pada tanggal 5 Februari 1947 di Sekolah Tinggi Islam (STI) yang sekarang berubah nama menjadi Universitas Islam Indonesia (UII)  di Yogyakarta.

Dalam sejarah di catat bahwa Pria asal Padang Sidempuan ini setelah melihat kondisi bangsa Indonesia, kondisi Umat Islam Indonesia dan kondisi Mahasiswa di perguruan Tinggi di Indonesia pasca penjajahan yang jauh dari nilai nilai Keislaman dan Keindonesiaan sehingga tergerak hatinya untuk mendirikan HMI sebagai satu satunya Organisasi Mahasiswa dengan tujuan utama ” Mempertahankan NKRI dan mempertinggi derajad bangsa Indonesia serta menegakan dan menyebarkan syiar Islam sebagai wujud komitmen keumatan dan komitmen kebangsaan HMI.

Lanjut Anwar, momentum penganugerahan gelar Pahlawan kepada Lafran Pane dilihat sebagai wujud perhatian bangsa Indonesia terhadap HMI bahwa Kehadiran HMI telah dan mampu memberikan kontribusi besar bagi bangsa Indonesia baik di zaman perebutan kemerdekaan dan mengisi kemerdekaan sampai saat ini.

“Kami berterima kasih kepada Presiden Joko Widodo karena ikhtiar untuk menjadikan Lafran Pane sudah di lakukan sejak lama, tetapi dalam masa kepemimpinan Jokowi sebagai Presidenlah, Lafran Pane diangkat sebagai Pahlawan Nasional,” ucap Politisi Golkar ini.

“HMI hadir bukan sekedar sebagai organisasi Himpunan Mahasiswa Islam tetapi HMI hadir sebagai harapan masyarakat Indonesia sehingga layak pendiri HMI Ayahanda Lafran Pane dianugerahi gelar Pahlawan Nasional,” demikian yang dikatakan salah satu alumni HMI Cabang Kupang, Sokan Teibang disela sela acara tersebut.

“HMI menyadari bahwa kehadirannya telah dibebankan dua komitmen besar yaitu komitmen keumatan dan komitmen kebangsaan sehingga tanggungjawab HMI kemudian adalah mewujudkan masyarakat adil makmur yang dirihdoi Allah SWT sebagaimana tertuang dalam rumusan tujuan HMI, Terbinanya Insan Akademis, Pencipta, pengabdi yang bernafaskan islam dan bertanggungjawab atas terwujudnya masyarakat adil makmur yang diridhoi Allah SWT,” tegas Mantan Sekretris HMI Cabang Kupang periode 2009-2010 ini. (*mortal)