Max : Kemungkinan Ada Tersangka Baru Kasus Korupsi Pembangunan Gedung KUKM Ende

Kasi Pidsus Kejari Ende Max Jeferson Makola

Kasi Pidsus Kejari Ende Max Jeferson Makola

Zonalinenews-Ende,- Sampai dengan saat ini, Kejaksaan Negeri (Kejari) Ende telah menetapkan dua tersangka dalam kasus pembangunan gedung KUKM Kabupaten Ende yang dibangun pada tahun 2014 lalu.

Kedua tersangka itu yakni AHS yang saat itu sebagai ketua KUD Bharanuri Ende dan tersangka AS sebagai kontraktor pelaksana pengerjaan proyek gedung KUKM.

Setelah melalui persidangan di pengadilan tipikor kupang, hakim akhirnya menetapkan status hukum tetap kepada tersangka AS. Tersangka AS divonis satu tahun empat bulan penjara.

Berbeda dengan tersangka AHS. Tersangka AHS yang saat ini menjabat sebagai salah satu anggota DPRD Kabupaten Ende belum juga ditahan.

Padahal berkas perkara untuk tersangka AHS siap dilimpahkan kepada pengadilan tipikor kupang pada januari 2018 mendatang.

” Kami kekurangan dana operasional. Januari 2018 kita pasti sudah limpahkan ke pengadilan tipikor kupang,” ujar Kasi Pidsus Kejari Ende Max Jeferson Makola didampingi Kasi Intel Abdon Toh kepada media ini, Kamis 10 november 2017.

Max mengatakan, kejaksaan telah menetapkan dua tersangka dalam kasus korupsi pembangunan gedung KUKM Kabupaten Ende.

Menurutnya, ada kemungkinan tersangka baru dalam kasus pembangunan gedung KUKM Kabupaten Ende.

Namun tersangka baru tersebut dapat diungkap apabila ada nama yang disebutkan dalam fakta persidangan.

” tergantung fakta persidangan, kalau disebutkan ya kita lakukan proses hukum,” tegasnya.

Max menegaskan, kejari Ende akan melakukan proses hukum tanpa pandang bulu apabila dalam persidangan nanti disebutkan nama baru.

” Kita tidak main-main. Ya kalau disebutkan nama-nama ya yang salah tetap salah,” tegasnya.(*tommy)