Rasia Pol. PP

Berkeliaran Saat Jam Dinas, 67 ASN Terjaring Razia POL PP-Kepolisian

Rasia Pol. PP

Rasia Pol. PP

Zonalinenews.com-Larantuka,- Sebanyak 67 orang ASN (Aparatur Sipil Negara) dan Tenaga Kontrak  terjaring Razia Penertiban yang digelar Satuan Polisi Pamong Praja (Pol. PP) berkoordinasi dengan Kepolisian Polres-Flotim Senin, 18 Desember 2017.

Razia yang digelar sejak pukul 8:30 sampai pukul 12:00 berpusat pada dua titik keramaian yakni di depan Pasar Inpres Kampung Baru-Kelurahan Ekasapta dan Komplek Pertokoan atau tepatnya samping Katedhral Reinha Rosari Larantuka Kelurahan Postoh Kabupaten Flores Timur.

Di pasar Inpres, petugas menyusuri setiap lorong dan menemukan sejumlah ASN yang tengah berbelanja. Sementara pada Komplek Pertokoan, petugas menghentikan setiap kendaraan Roda Dua yang dikemudikan ASN ataupun membonceng baik yang berseragam maupun tidak.

Rasia POL PP

Rasia POL PP

Operasi yang dipimpin Martin Nama Doan, SH selaku Ka.Ops. (Kepala Operasi) sehingga berhasil menjaring puluhan ASN dan Tenaga Kontrak dari berbagai OPD (Organisasi Perangkat Daerah) setempat, oleh petugas langsung diambil sejumlah keterangan yang nantinya akan diserahkan ke Bupati dan Inspektorat hingga selanjutnya akan diberikan sanksi sesuai regulasi yang berlaku. Demikian di sampaikan Agustinus Ola Sabon, S.Sos., M.AP. Kepala Satuan Polisi Satuan Pamong Praja Kabupaten Flores Timur.

“ASN dan Tenaga Kontrak yang tejaring sudah kita ambil keterangannya. Nama tersebut kita kirim ke Pak Bupati dan Inspektorat untuk dirindaklajuti dan diberikan sanksi sesuai regulasi yang berlaku yakni Peraturan Pemerintah No. 53 Tahun 2010 Tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil  sedangkan Tenaga Kontrak dikembalikan ke OPD bersangkuatan sesuai regulasi OPD tersebut  ,” tegas Kasat Pol. PP.

Mendapati sejumlah alasan yang dikemukakan ASN ketika bepergian pada jam kerja bagi Agus sah-sah saja asal mampu menunjukkan Buku Permisi yang sudah disepakati bersama.

“Kalau bepergian saat jam Dinas boleh-boleh saja, entah itu urusan kantor atau pribadi. Asal yang bersangkutan mampu menunjukkan Buku Permisi,”. Sebut Agus.

Di dalam buku permisi, menjelaskan tujuan dan lamanya waktu bepergian serta asal Instansi seorang ASN tambah Agustinus.

Dengan terjaringnya 67 orang ASN menunjukan masih rendahnya disiplin, kerja meski Bupati Flores Timur Antonius Hubertus Gege Hadjon, SH kerap kali menyuarakan pentingnya disiplin dan etos kerja ASN terhadap pelayanan kepada masyarakat dalam Lingkup Pemerintah Kabupaten Flores Timur namun motivasi tersebut ternyata belun mampu menyadarkan para ASN. (*Bonyta)


TAG