Bripka Yunus Labba Bangun Panti Untuk Mengabdi

Brioka Yunus Labba Pose Bersama

Brioka Yunus Labba Pose Bersama

Zonalinenews-Kupang,- Minimnya kepekaan sosial masyarakat modern saat ini serta  semangat untuk berbagi dengan sesama menjadi hal sulit . Belum lagi sikap individualisme yang terus menggerogoti masyarakat dewasa, sikap perhatian terhadap sesama adalah hal tak lazim. Namun tidak dengan Bripka Yunus Labba, STh., anggota Ditbinmas Polda NTT ini memilih hidup dengan berbagi bersama anak-anak dari keluarga kurang mampu yang ia tampung di Panti Asuhan Generasi Pengubah miliknya.

Sikap empati Bripka Yunus terhadap nasib anak-anak kurang mampu telah tumbuh sedari kecil. Pria kelahiran Pantar, 12 Januari 1984 ini sejak kecil memang telah mengalami kerasnya hidup. Hal tersebut yang menjadi dorongan kuat baginya untuk membangun Panti yang kini telah menampung 31 orang anak yang berasal dari berbagai daerah di NTT.

Meski telah mengantongi akta notaris, kendala izin operasional Panti di Dinas Sosial Kota Kupang masih menjadi problem yang kini sedang ia usahakan penyelesaian administrasinya. Karenanya ia sangat berharap akan ada kunjungan dari Gubernur NTT maupun Walikota Kupang guna memantau langsung Panti miliknya.

Harapan ini disampaikan untuk menegaskan prinsip keterbukaan dan transparansi dalam pengelolaan Panti Generasi Pengubah miliknya.

Ucapan terima kasih juga ia haturkan kepada Pdt. Jony Kilapong, Dr. Karel Koroh dan Pdt. Imanuel Kase yang banyak berkontribusi dalam pendirian Panti dan banyaknya kontribusi besar yang telah diberikan kepada Panti.

Sebagai tambahan, untuk memenuhi kebutuhan Panti miliknya, Bripka Yunus sedari awal telah memulainya dengan hanya merogoh kantong pribadi, baik dalam pembangunan gedung Panti dan segala kelengkapannya. Hal ini membuat Bripka Yunus kadang harus berhutang hingga rela bekerja paruh waktu di luar jam kantor.

Ia kini tercatat sebagai karyawan di Apple Tree, dimana sebelumnya pernah juga menjadi karyawan di Lippo Plaza. Ini dilakukannya untuk dapat memenuhi semua kebutuhan anak pantinya dari urusan dapur hingga pendidikan. (*adi)