PT Taspen Bangun Kantor Baru Di Ende

Kepala PT Taspen Cabang Ende Azhar.

Kepala PT Taspen Cabang Ende Azhar.

Zonalinenews-Ende,- Selama ini PT Taspen Cabang Ende belum memiliki kantor sendiri. Untuk memberikan pelayanan kepada para pensiunan di daerah Flores, PT Taspen Cabang Ende menggunakan gedung sementara dengan mengontrak rumah warga di jalan Pahlawan.

” Selama ini kami masih gunakan kantor sementara untuk melayani masyarakat. Kami belum punya gedung sendiri,” ungkap Kepala PT Taspen Cabang Ende Azhar kepada zonalinenews diruang kerjannya, Senin 4 Desember 2017.

Untuk mendekatkan pelayanan kepada para pensiunan di daerah Flores, tambah Azhar, PT Taspen Pusat telah mengalokasikan anggaran untuk pembangunan kantor baru PT Taspen Cabang Ende.

Lokasi pembangunan Kantor PT Taspen Cabang Ende lanjut Azhar berada di daerah perkantoran jalan Eltari Ende. Anggaran yang dialokasikan untuk membangun kantor baru, sebut Azhar sebesar Rp. 9.1 Miliar.

” Pengadaannya oleh kantor pusat. Panitiannya dari sana. Kalau masalah pengadaan, mulai dari pengumuman, pendaftar rekanan, sampai dengan lelang tidak masalah,” jelasnya.

Azhan menjelaskan, perusahaan pemenang tender untuk pembangunan Kantor PT Taspen Cabang Ende adalah PT Bima Yasa Putra Batara. Menurutnya, perusahaan tersebut telah mengantongi surat perintah kerja (SPK).

” Sudah ada SPKnya sejak tanggal 14 November. Jadi sekarang kontraktornya sudah mulai kerja,” jelasnya.

Azhar menjelaskan, berdasarkan kelender kerja, waktu pengerjaan kantor tersebut selama sembilan bulan. Menurutnya, PT Taspen memiliki SOP sendiri dalam pembangunan gedung kantor PT Taspen Cabang Ende.

” Kalau SOPnya tidak masalah. Kita ada SOPnya sendiri. Jadi tidak masalah. Ada aturannya,” ungkap Azha yang berasal dari Banda Aceh itu.

Kepala SAP PT Bima Yasa Putra Batara Halianus membenarkan bahwa, perusahaannya telah mengantongi SPK dalam pembangunan kantor PT Taspen Cabang Ende.

Menurutnya, saat ini PT Bima Yasa Putra Batara telah mengantongi surat izin mendirikan bangunan (IMB). Namun Halianus mengakui bahwa perusahaannya belum membuat papan informasi proyek tersebut.

” Sudah ada SPKnya dan kita sudah mulai kerja dari tanggal 14 November kemarin. IMB juga sudah ada. Untuk papan informasi proyek nanti baru kami pasang,” jelasnya.

Halianus menambahkan, berdasarkan kelender kerja waktu yang diberikan untuk PT Bima Yasa Putra Batara selama sembilan bulan. Sehingga dia berharap dapat merampungkan pekerjaan tersebut sesuai dengan waktu yang telah ditentukan. (*Tommy)