Kuasa Hukum 705 Eks Nasabah Mitra Tiara Sisca Siagian, SH

Sisca Siagian Cs, Menangkan Gugatan 705 Eks Nasabah Mitra Tiara

Kuasa Hukum 705 Eks Nasabah Mitra Tiara Sisca Siagian, SH

Kuasa Hukum 705 Eks Nasabah Mitra Tiara Sisca Siagian, SH

Zonalinenews.com-Larantuka, Sisca Siagian dan Partners sebagai Kuasa Hukum 705 eks nasabah LKF (Lembaga Keuangan  Finansial) Mitra Tiara berhasil memenangkan sebagaian tuntuntan di pengadilan Negeri Larantuka.

Sisca, dalam keterangannya kepada Zonalinews Rabu, 13 Desember 2017 di pengadilan Larantuka mengatakan Majelis Hakim mengabulkan sebagian Putusan Gugatan Pembatalan Hukum, para eks Nasabah Korban LKF Mitra Tiara.

“Puji Tuhan, gugatan kami dikabulkan Majelis Hakim,”. Sisca melanjutkan, dengan kemenangan ini maka konsekuensi hukumnya adala pihak Manjemen Mitra Tiara wajib mengembalikan kerugian eks nasabah baik Materill maupun Immateriil

“Artinya secara materill Niko, harus kembalikan uang pokok eks nasabah Mitra sesuai dengan angka yang tertera pada buku tabungan Nasabah. Soal Immatererill, Niko wajib membayar secara tunai kepada setiap eks nasabah yang namanya tercatat sebagai penggugat sebesar Rp. 3000.000, tanpa terkecuali,” beber Sisca.

Selain itu dijelaskan perempuan berdarah Batak ini secara teknis nasabah yang telah mengambil bunga maka, pengembaliannya tidak lagi utuh melainkan dipotong sesuai besarnya bunga yang penah diterima.

“Teknis pengembalian bagi nasabah yang ambil bunga maka uangnya dikembalikan tidak utuh melainkan dipotong berdasarkan pengambilan bunga. Tabungannya Rp. 100.000.000,- namun bunganya telah diambil sebanyak satu kali maka yang bersangkutan hanya menerima Rp. 90. 000.000,-. Jelas Sisca.

Selain memenangkan materi gugatan seperti di atas, Majelis Hakim juga mengabulkan sita jaminan terhadap dua aset milik Niko berupa satu buah Hotel yang terletak di Desa Tiwa Tobi-Watiwiti dan Kantor LKF Mitra Tiara yang terletak di Kelurahan Amagarapati-Kecamatan Larantuka  Kabupaten Flores Timur.

Ditanyai sejauh mana kemapuan Finansial  Niko terhadap pengembalian uang eks nasabah, Sisca meyakinkan bahwa dengan melihat aset yang tersisa serta tengah berlangsungnya Proses Perkara Sidang Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) dengan terdakwa yang sama.

“Dalam Pidana Perbankan, (TPPU) ada 450 M aset Niko ditambah dua aset Hotel dan eks Kantor Mitra adalah sumber pengembalian uang Nasabah,” beber Sisca Siagian.

Bagi Sisca,  melihat nominal total yang harus dibayar  Niko ke 705 pengguggat sebesar 45 M artinya 10 persen dari aset Niko menjadi hak eks nasabah.

Pantauan media ini, sidang dipimpin Hakim Ketua Marselino G.S. SH.,M.Hum, LL.M, didampingi Ahmad Ihsan Amri, SH dan Seppin Leyddi, SH selaku Anggota serta Lahibu Weni, SH sebagai Panitera Pengganti.

Fakta keberhasilan upaya hukum yang didapat, ditambah dengan adanya 45 M aset Niko yang kini tengah dilerdebatkan diblersidangab tentunya merupakan satu langkah maju. Pertanyaannya mampukah, masyarakat memenangkan gugatan  proses Perkara Pidana Perbankan Tindakan Pencucian Uang yang tengah berkangsung. Apabila hal ini bisa diwujudkan maka eks nasabah Mitra Tiara bisa bernapas lega.(*Bonyta)