boby ok

KETUA DPC GERINDRA KABUPATEN ROTE NDAO DIBERHENTIKAN

boby okZonalinenews – Rote Ndao. Diduga Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Rote Ndao Yacob Melelak,SH tidak menerima keputusan DPP Partai Gerindra terhadap penetapan Calon Bupati – Wakil Bupati pada Pemilukada 2018 berakibat pada Ketua DPC Partai berlambang kepala Burung Garuda tingkat Rote Ndao meraih nasib tak beruntung.

Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Rote Ndao Yacob Malelak,SH saat dihubungi via Telp selulernya hari ini Selasa 09 Januari 2018 sekitar pukul 10.00 wita mengakui dirinya sudah siap dan meminta untuk diberhentikan dari jabatannya sebagai Ketua DPC Partai Gerindra karena merasa keputusan DPP Partai Gerindra terhadap penetapan calon Bupati – Wakil Bupati bersifat sepihak dan tidak mempertimbangkan aspirasi dari DPC Gerndra Kabupaten Rote Ndao.

Menurut Malelak, DPC Gerindra Kab Rote Ndao lebih mengetahui kondisi di daerah, lebih mengenal situasi pilihan masyarakat terhadap figure di wilayah kabupaten sehingga dengan langkah yang diputuskan oleh DPP Gerindra membuatnya sebagai pimpinan di Kabupaten amat kesal.

Dijelaskannya, Penetapan DPP Gerindra berseberangan dengan aspirasi dan keinginan kader Partai Gerindra di Kabupaten Rote Ndao karena sebelumnya DPP meminta pihaknya untuk membawah aspirasi seluruh kader Partai melalui bukti dukungan seluruh PAC se – Rote Ndao untuk dijadikan pertimbangan sebelum ditetapkannya calon yang akan diusung Partai Gerindra.

Hal tersebut, pihaknya telah memenuhinya ke DPP Gerindra tetapi akhirnya DPP Gerindra memutuskan lain dari yang dikehendaki dan mendapat aspirasi dari kader dan masyarakat.

Ia juga dengan nada tegas, akibat keputusan DPP Gerindra dijatuhkan kepada Pasangan Calon Paket Lontar dengan calon Bima T Fanggidae – Ernest Pella dirinya menolak untuk melakukan pendaftaran ke KPU Kab Rote Ndao.

“ Keputusan itu di tetapkan oleh Prabowo Subianto dan Fary Francis jadi biar mereka yang datang daftar karena saya tidak akan mendaftar calon yang tidak sesuai dengan aspirasi dari kabupaten.  Kebetulan saat ini saya sedang berada diluar daerah, sedang mengikuti kegiatan di Jakarta,” ujarnya.

Sekretaris DPC Partai Gerindra Kabupaten Rote Ndao Bobby M Hida saat dikonfirmasi via telpon selulernya, sekitar pukul 16:38 wita, Ia membenarkan terjadinya pemberhentian Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Rote Ndao dari Yacob Malelak,SH kepada Hendrik Imanuel Lapaan,BA.

Menurut Bobby Hida, pemberhentian tersebut dikarenakan oleh Ketua Yacob Malelak sedang berada diluar daerah dan untuk menyelamatkan keputusan partai dalam hubungannya dengan pendaftaran calon Bupati – Wakil Bupati Rote Ndao 2018 – 2023 yang diusung oleh Partai Gerindra ke KPU.

Selanjutnya, Kata Hida, sebenarnya calon yang telah mendapat keputusan dari DPP Gerindra untuk diusung dalam perhelatan pemilukada 2018 sudah harus mendaftar pada Senin 08 Januari 2018 sesuai waktu yang ditetapkan oleh KPU namun karena Ketua tidak berada ditempat sehingga terpaksa harus mengalami penundaan.

“Untuk itu, hingga hari ini 09 Januari 2018 pun Yacob Malelak sebagai Ketua juga belum berada di tempat untuk mendaftar Pasangan calon yang ditetapkan karenanya langkah diambil DPP Partai Gerindra adalah harus melakukan pergantian dengan memberhentikan Yacob Malelak dan menggantikannya dengan Ketua yang baru,”  Jelasnya.

Bobby Hida juga mengakui Surat Keputusan DPP atas pergantian tersebut telah di sampaikan kepada pihak KPU Kabupaten Rote Ndao dan untuk aslinya baru akan tiba di Rote Ndao (Rabu 10/01/2018) selanjutnya digunakan untuk melakukan pendaftaran pasangan calon

Ketua KPU Rote Ndao, Berkat N.F Ngulu, SH saat dikonfirmasi di KPUD Kabupaten Rote Ndao. Ia mengakui pihaknya telah menerima salinan SK pemberhentian tersebut dari KPU Pusat karena telah terupdate pada sipol KPU.

“SK pemberhentian tersebut 01 0016/Kpts/DPP-Geridra/2018 tentang Susunan Personalia Pengurus DPC Partai Gerakan Indonesia Raya Kabupaten Rote Ndao Propinsi Nusa tenggara Timur,” Jelasnya. (*Mes Molle)