Pesiden RI Joko Widodo

PRESIDEN JOKOWI SERAHKAN 42 975 SERTIFIKAT TANAH UNTUK MASYARAKAT ROTE NDAO

Pesiden RI Joko Widodo

Pesiden RI Joko Widodo

ZonalineNews – Rote Ndao. Dalam kunjungan Kerja Pesiden RI Joko Widodo ke NTT, salah satu agendanya adalah akan menyerahkan 108.533 sertifikat tanah kepada masyarakat Nusa Tenggara Timur.

“Seluruh NTT kita serahkan 108 523 sertifikat. Kemarin di kupang 65. 548 dan pada hari ini 42.975 dan tahun depan dan seterusnya akan lebih banyak lagi sertifikat yang kita serahkan terutama kabupaten Rote Ndao,” Hal ini disampaikan Menteri Pertanahan Nasional Sofyian H. Jalil dalam laporannya kepada Presiden Jokowi sebelum penyerahan sertifikat Tanah secara simbolis kepada warga masyarakat penerima sertifikat oleh  Presiden Jokowi Senin 08 Januari 2018.

Sertifikat yang kita serahkan di Kabupaten Rote Ndao adalah 6.793 buah sertifikat yang hari ini diserahkan. Penyerahan Sertifikat secara simbolis diserahkan kepada 12 orang oleh Presiden Joko Widodo dan nanti sisanya diserahkan oleh kepala kantor pertanahan dan Bupati Rote Ndao. Jelasnya.

Sementara Presiden RI Ir.H. Joko Widodo dalam sambutannya sebelum menyerahkan secara simbolis kepada 12 warga penerima sertifat. Ia mengatakan, Kenapa dirinya konsentrasi pada kepengurusan sertifikat tanah masyarakat telah mendapat banyak keluhan dari masyarakat termasuk sering terjadinya perkara perkara terkait dengan hak kepemilikan tanah di seluruh wilayah Indonesia.

“ Kenapa saya Konsentrasi mengurus sertifikat sebanyak banyaknya. kenapa, setiap saya ke daerah, setiap saya ke desa desa, saya ke kampung yang masuk ketelinga saya hanyalah sengketa tanah, dimana mana hampir di semua propinsi semua propinsi antara adik dengan kakak, anak dengan bapaknya, tetangga dengan tetangganya, ada masyarakat dengan pemerintah, masyarakat dengan perusahaan”

Menurut Joko Widodo,  ada begitu banyak masalah sertifikat tanah yang selalu  timbul dalam masyarakat karena dari 126 000 000 sertifikat yang harus dipegang masyarakat baru 46. 000 000 sertifikat yang selesai di proses pada tahun 2015 yang lalu

Sampai saat ini masih 80 000 000 sertikat yang belum sehingga mulai tahun 2016 Menteri BPN diperintahkan untuk harus selesaikan lima juta sertifikat dan diserahkan kepada masyarakat. Selanjutnya untuk  tahun ini target 7000 dan tahun depan  9000. Kartena sertifikat merupakan tanda bukti hak hukum atas tanah yang kita miliki. Jelas Jokowi. (Mes Molle)