Ini Pernyataan Sikap Ketua PP PMKRI Terhadap Penyerangan di Gereja St. Lidwina

Ketua PP PMKRI Juventus Prima Yoris Kago

Ketua PP PMKRI Juventus Prima Yoris Kago

Zonalinenenws-Jakarta,- Ketua Pengurus Pusat Perhimpunan Mahasiswa Katholik Republik Indonesia (PP PMKRI) Periode 2018-2020, Juventus Prima Yoris Kago menyesalkan peristiwa yang menimpa umat Katolik Gereja Santa Lidwina Gedog yang diserang oleh oknum yang ingin memecah belah perbedaan, keragaman, dan persatuan yang ada Indone.

” Kejadian ini harusnya tidak perlu terjadi di tengah negeri yang majemuk dan demokratis ini karena setiap orang Indonesia adalah warga Negara Indonesia yang mempunyai hak-hak asasinya yang dilindungi oleh Undang-Undang Dasar,” ungkap Juventus dalam pernyataan sikap yang diterima media ini melalui pesan WhatsApp pada, Minggu 11 Januari 2018.

Juventus mengatakan, penyerangan tersebut selain merupakan upaya untuk memecah belah persatuan dan kerukunan yang ada juga mengancam hak asasi warga Negara dalam menjalankan kebebasannya untuk melakukan ibadah menurut agama dan kepercayaannya.

” Atas nama PMKRI, saya menyatakan rasa empati yang mendalam atas kejadian yang menimpa umat Katolik di Gereja Santa Lidwina,” ujar Juventus.

Atas kejadian intoleransi tersebut, tegas Juventus, PP PMKRI menyatakan beberapa sikap diantaranya pertama, mengutuk tindakan tersebut karena telah merampas hak dan kebebasan warga Negara Indonesia dalam menjalankan ibadah di Gereja Santa Lidwina.

Kedua, mendesak Negara perlu hadir dan melakukan upaya-upaya preventif yang mencegah hal-hal tersebut kembali terulang dan sekaligus melindungi setiap tumpah darah Indonesia dari usaha-usaha oknum/kelompok tertentu yang ingin merampasa hak dan kebebasan orang lain dengan alasan dan tujuan apapun.

Ketiga, menghimbau kepada setiap warga Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia di mana saja untuk tetap waspada dan tidak terprovokasi dengan kejadian ini.

Keempat, tetap menjaga persatuan dan kerukunan di antara sesama warga Negara dan terus membangun komunikasi yang tulus kepada semua saja demi tetap menjaga Indonesia dari tindakan-tindakan intimidatif dan destruktif atas nama apapun.

Kelima, mengharapkan support dan dukungan terhadap Kader-kader PMKRI Cabang Jogjakarta yang telah turun ke lokasi dan mendampingi umat Katolik Gereja Santa Lidwina dengan kekuatan penuh dan membantu pihak kepolisian menjaga kondusivitas di lokasi kejadian.

Berdasarkan informasi yang tersebar di akun facebook, seorang laki-laki tak dikenal menyerang beberapa umat yang sedang merayakan ibadah Gereja Katholik St. Lidwina Jogjakarta. Pelaku akhirnya ditembak oleh aparat kepolisian setempat. (*Tommy)


TAG