Komisi V DPRD Provinsi NTT Dukung Lahirnya Perda Pendidikan

rapat usulan Raperda di Ruang rapat komisi V

rapat usulan Raperda di Ruang rapat komisi V

Zonalinenews,Kupang – Ketua Komisi V DPRD Provinsi NTT,Jimmi Sianto, mengatakan, sangat mendukung Raperda pendidikan yang diusulkan Dinas Pendidikan Provinsi untuk menjadikannya sebagai sebuah perda pendidikan.

Menurutnya, jika pada akhirnya perda ini terbentuk diharapkan bisa membawa suatu perubahan yang berarti bagi pendidikan di NTT dan bukannya menambah masalah.

“Perda ini adalah titik dasar bagi perubahan pendidikan di NTT untuk keluar dari zona merah,”ujar Sianto dalam rapat usulan raperda di ruang rapat komisi V,jum’at 9 Februari 2018, pukul 11.00 wita.

Lanjutnya, menurut peraturan undang – undang dana pendidikan itu murni 20 persen APBN dan 20 persen APBD, dan yang menjadi pertanyaannya apakah kita sanggup dengan dana 20 persen itu karena selama ini semuanya belum kita penuhi.

“selama ini kan gabungan antara dana APBN dan APBD jadi  lebih dari 20 persen tapi bila nantinya murni apakah kita sanggup dan memang biasanya selalu ada saja alasan bahwa kondisi keuangan daerah belum mampu,” terang Jimmi.

Tapi dengan adanya perda ini kita bisa mendorong dan membangun komitmen memajukan pendidikan di NTT sehingga dari dana pendidikan yang besar ini bisa bermanfaat bagi pendidikan baik itu generasi sekarang maupun generasi – generasi berikutnya, jelasnya.

Jadi,lanjut Sianto, perda ini bukanlah inisiatif dari DPRD, dan kita dalam proses menyusun transperda naskah akademik dan raperda, karena itu kita mengundang teman – teman dari Dinas Pendidikan dan stakeholders yang lain untuk membentuk tim pakar.

Dan,nanti tim pakar inilah yang akan mengkaji, menggodok sehingga pada pembahasan berikutnya raperda yang diusulkan ini bisa menjadi sebuah perda pendidikan.

“jadi nanti masih ada rapat – rapat tahap berikutnya untuk membahas raperda ini menjadi perda pendidikan,pungkasnya. (*Agust Kefi)