foto Kepala Bidang Penanggulangan dan Pencegahan pwnyakit Dinas Kesehatan Kota Kupang, Sri Wahyuningsi

Waspada, Anak Usia 1-9 Paling Banyak Terserang DBD

foto Kepala Bidang Penanggulangan dan Pencegahan pwnyakit Dinas Kesehatan Kota Kupang, Sri Wahyuningsi

foto Kepala Bidang Penanggulangan dan Pencegahan pwnyakit Dinas Kesehatan Kota Kupang, Sri Wahyuningsi

ZONALINENEWS.COM – KUPANG, Warga Kota Kupang yang memiliki anak usia 1-9 tahun hendaknya waspada terhadap penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) dengan selalu menjaga kebersihan lingkungan.

Pasalnya, data kasus DBD yang ada pada Dinas Kesehatan Kota Kupang menunjukkan  angka kasus DBD hingga Januari 2018  paling banyak menyerang anak-anak berusia 1-9 tahun.

Hal ini diungkapkan Kepala Bidang Penanggulangan dan Pencegahan pwnyakit Dinas Kesehatan Kota Kupang, Sri Wahyuningsi kepada wartawan di Kantornya, Kamis 8 Februari.

“Dari jumlah kasus DBD yang ada saat ini jumlahnya 60 kasus yang positif DBD dan paling banyak terjadi pada anak usia 1-9 tahun,” kata Sri.

Menurut dia, sesuai data DBD gread tiga sebanyak 4 kasus, sedangkan gread satu 43 kasus dan gread dua 13 kasus.

Sri menghimbau agar warga Kota Kupang rajin melakukan gerakan 3M dan rajin menjaga kebersihan lingkungan. Sebab jentik nyamuk pembawa DBD atau nyamuk Aydes Agepty paling cepat berkembang biak pada genangan air yang ada.

Sri menambahkan, Dinas Kesehatan tidak dapat melakukan fogging massal akibat keterbatasan anggaran. Selain itu, fogging juga hanya mampu membunuh nyamuk Aydes Agepty dewasa.

Ditempat terpisah, Direktur RSUD SK Lerik Kota Kupang, Marsiana Halek mengungkapkan, selama Januari lalu pihaknya telah menangani 37 kasus DBD, dimana 18 pasiennya adalah laki-laki dan 19 lainnya perempuan.

Senada dengan Sri, Marsiana juga meminta masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan guna memutus mata rantai perkembangbiakan jentik nyamuk Aydes Agepty. (*hayer)