Ancam Wartawan, Wali Kota Kupang Dilaporkan Ke Polisi


foto Pemred VN Stevie Johannis saat di Polda NTT

foto Pemred VN Stevie Johannis saat di Polda NTT

ZONALINENEWS.COM – KUPANG, Wali Kota Kupang Jefri Riwu Kore dilaporkan ke Polda Nusa Tenggara Timur (NTT) oleh Redaksi Media Cetak Harian Victory News (VN) pada Sabtu 24 Maret 2018 sekitar pukul 11.30 wita. Wali Kota Kupang tersebut dipolisikan Redaksi media VN  Diduga  telah mengeluarkan kata – kata ancaman dan makian terhadap salah satu wartawan VN Leksi Saluk melalalui telepon seluler pada Jumat 23 Maret 2018 sekitar pukul 11.15 wita kemarin. “Ya hari ini kita lapor Wali Kota Kupang ke polisi kerena telah melecehkan wibiwa pers, “kata Pemred Media VN Stevie Johannis kepada wartawan di Polda NTT, Sabtu 24 Maret 2018.

Ia mengatakan,  pengancaman dan makian tersebut dilontarankan oleh Wali Kota Kupang Jefri Riwu Kore karena telah menulis pejalanan dinas Wali Kota Kupang ke Amerika yang tanpa konfirmasi. Menurutnya, apa yang dilakukan wartawannya itu sudah sesuai etika jurnalis karena sudah dilakukan konfirmasi kepada Wali Kota Kupang beberapa waktu lalu ketika Wali Kota berkunjung ke wilayah Tenau. Namu, konfimasi wartawannya tersebut ditolak oleh Wali Kota sehingga berita itu diturunkan bawah Wali Kota engan memberikan keterangan terkait perjalanannya ke Amerika. “Jadi ketika korannya terbit wartawan saya di WhatsApp (WA) oleh Wali Kota sehingga wartawan saya melakukan komunikasi wawancara melalui telepon. Namun, dalam percakapan antara wartawan saya dengan Wali Kota tiba – tiba Wali Kota mengeluarkan kata ancaman dan makian,” ungkap Stevie.

“Wartawan saya di ancam dengan kata lu jagan cari hal sama saya. Lu awas e. Lu jangan cari hal sama saya. Moyet, Lu anjing cari hal sama saya liat. Hoe monyet lu cari hal nie. Lu cari hal sama saya liat. Hoe anjing. Urus sendiri anjing,” jelas Stevie mengutip kata Wali Kota Kupang.

Dikatakan, apa yang sudah dilakukan wartawanya tersebut sudah sesuai etika jurnalis. “Wartawan saya suda melakukan konfirmasi tapi Wali Kota menolak dan mengatan nanti saja di kantor sehingga berita itu kita buat Wali Kota engan berkomentar terkait dengan pejalanannya ke Amerika,” ujar Stevie.

Wali Kupang Jeffry Riwu Kore dilaporkan ke polisi dengan dua laporan ungkap, Stevie yakni perbuatan tidak menyenangkan kerena penghinaan dan pengancaman terhadap profesi jurnalis. “Semua ini kita serahkan ke polisi karena ini sudah menyangkut dengan wibawa jurnalis,” ungkapnya.

Ia berharap, laporan tersebut segera ditindak lanjuti oleh pihak kepolisian sehingga kedepan tidak ada lagi pejabat publik yang menghina profesi jurnalistik. “Ini betuk pelecahan terhadap tugas – tugas jurnalis,” papar Stevie.

Hingga berita ini dipublikasikan, Wali Kupang Jefri Riwu Kore tidak bisa (belum berhasil) dikonfirmasi zonallinenews,com terkait masalah tersebut karena ketika dihubungi melalui telepon selulur 081387668*** tidak diangtkat dan SMS tidak dibalas. Zonalinenews dalam waktu dekat akan berupaya untuk menghubungi Walikota Kupang untuk mendapatkan klarifikasinya terkait persoalan tersebut (*hayer)